Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Mutu Beras

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 18:41 WIB Ekonomi
Kemendag Wajibkan Pencantuman Label Mutu Beras

Ilustrasi -- Dok.MI

KEMENTERIAN Perdagangan mewajibkan pelaku usaha pengemas dan importir beras mencantumkan label berbahasa Indonesia yang memuat keterangan terkait kelas mutu beras seperti premium, medium atau khusus.

Aturan itu berlaku bagi beras yang dikemas dalam kemasan kurang dan atau sama dengan 50 kilogram.

Regulasi tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 08 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 59 Tahun 2018 Tentang Kewajiban Pencantuman Label Kemasan Beras.

“Perubahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kewajiban pencantuman label pada kemasan beras yang diperdagangkan,” ungkap Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggriono melalui keterangan resmi, Jumat (15/3).

Aturan kewajiban pelabelan beras sempat menuai kritik dari pelaku usaha perberasan. Pasalnya, bagi pelaku usaha atau penggilingan kecil, regulasi itu jelas memberatkan.

Ketua Umum Perpadi Soetarto Alimoeso mengungkapkan, selama ini, penjualan beras didominasi oleh sistem curah atau tanpa kemasan. Itu dilakukan di warung-warung kelontong dan pasar tradisonal dan sebagian besar disuplai oleh pelaku usaha kecil.

Semestinya, peraturan itu lebih dikhususkan lagi yakni bagi para pengusaha besar yang memang khusus menyuplai beras ke pasar-pasar ritel modern.

“Penggilingan kecil umumnya menyediakan beras murah dengan kualitas beragam tanpa kemasan,” ucap Soetarto. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More