Erick Thohir: Penangkapan Ketum PPP Kasus Pribadi

Penulis: Melalusa Susthira K Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 15:35 WIB Politik dan Hukum
Erick Thohir: Penangkapan Ketum PPP Kasus Pribadi

MI/Susanto

PENANGKAPAN Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, menurut Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'aruf, Erick Thohir, harus mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menjalani proses hukum. 

Menurutnya, hal tersebut tidak ada keterkaitan dengan pemilihan presiden (pilpres), tetapi lebih kepada kasus pribadi.

"Saya rasa unsur pra duga tak terbersalah harus kita jaga. Tetapi penegakan harus berjalan, harus kita hormati. Siapapun termasuk saya harus hormati. Tetapi yang musti kita lihat, apakah ini lebih ke pribadi atau hubungan dengan pilpres, tapi saya yakin sih ga ada hubungan dengan pilpres", ujar Erick Thohir, Jumat (15/3).

 

Baca juga: Masih Diperiksa KPK, Romy akan Diterbangkan ke Jakarta

 

Lanjut menurut Erick, penangkapan Romahurmuzy alias Rommy tidak berpengaruh terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Jokowi-Ma'aruf.

"Kan nggak ada hubungannya dengan pilpres. Kecuali, mohon maaf, misalnya ada hubungan dengan pilpres ya bisa, tapi kalo pribadi ya sulit," pungkas Erick saat berada di kediaman Ma'ruf Amin.

Erick menegaskan pula agar masyarakat tidak melulu mengkaitkan isu atau persoalan yang sedang terjadi dengan pilpres.

"Kan nggak bisa semuanya itu gara-gara pilpres semua bicara pilpres. Ekonomi harus tetep berjalan, kehidupan masyrakat harus tetep berjalan, penegakan hukum harus tetep berjalan. Pemilu tuh 5 tahun sekali, Indonesia ya musti jalan terus," tegas Erick. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More