400 Warga Cianjur Terima Sertifikat PTSL

Penulis: Benny Bastiandy Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 14:00 WIB Nusantara
400 Warga Cianjur Terima Sertifikat PTSL

MI/Benny Bastiandy

PELAKSANA Tugas Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman, menyerahkan secara simbolis sertifikat pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) bagi warga di Kecamatan Cilaku. 

Penyerahan itu merupakan bagian mengejar target 50 ribu sertifikat PTSL di Kabupaten Cianjur.

"Sertifikat ini merupakan bentuk legalitas kepemilikan tanah bagi masyarakat," kata Herman usai acara di Gedung PGRI Kecamatan Cilaku, Kamis (14/3) petang.

Penyerahan sertifikat PTSL gratis ini juga, kata Herman, bagian dari perhatian pemerintah RI yang diinisiasi Presiden Joko Widodo. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi was-was terhadap status tanah mereka.

"Tapi harus diingat, sertifikat ini dijaga baik-baik. Jangan sampai hilang, rusak, dan lainnya," tegasnya.

 

Baca juga: Target Tahun ini 9 Juta Sertifikat Tanah

 

Jumlah warga yang mendapatkan sertifikat PTSL gratis di Kecamatan Cilaku sebanyak 400 orang. Rinciannya, 150 sertifikat untuk warga Desa Sirnagalih, 200 sertifikat untuk warga Desa Rancagoong, dan 50 sertifikat untuk warga Desa Cibinonghilir.

"Kali ini ada 400 sertifikat PTSL yang kami serahkan kepada warga di Kecamatan Cilaku terdiri dari tiga desa," kata Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Cianjur, Lutfi Zakaria.

Para masyarakat penerima sertifikat dilaksanakan sesuai zonasi. Lufti mengaku tahun ini Kantor ATR/BPN Cianjur ditargetkan bisa menyelesaikan penyerahan 50 ribu sertifikat.

"Program ini bisa terlaksana berkat kerja sama yang baik antara BPN Cianjur dan Pemkab Cianjur. Kami optimistis target penyelesaian 50 ribu sertifikat bisa tercapai," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More