Hilang Konsentrasi Jadi Penyebab Kekalahan Bali United

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 13:00 WIB Sepak Bola
Hilang Konsentrasi Jadi Penyebab Kekalahan Bali United

ANTARA FOTO/Risky Andrianto

PELATIH Bali United Stefano Cugurra atau akrab disapa Teco kecewa timnya gagal lolos ke babak perempat final Piala Presiden 2019. Dia menyebut konsentrasi pemainnya langsung menurun setelah Bhayangkara FC mendapatkan penalti dan berujung kekalahan.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/3), Bali United kalah 1-4 dari Bhayangkara FC (BFC).

The Guardian, julukan BFC, lebih dulu mencetak gol lewat tendangan penalti Anderson Salles (45'+5). Unggul satu gol, BFC makin agresif dengan mencetak tiga gol lewat Vendry Mofu (49'), Dendy Sulistyawan (62'), dan Rahmad Hidayat (76').

Bali United baru bisa mencetak satu gol lewat Melvin Platje di akhir babak kedua.

Baca juga: Semen Padang Akhirnya Tersenyum

Teco mengakui konsentrasi Bali United terganggu akibat penalti tersebut. Alhasil, timnya bermain tidak sesuai yang diinginkannya.

"Pada babak pertama, kedua tim bermain sangat keras dan Bhayangkara FC berhasil mencetak satu gol sehingga kami kehilangan konsentrasi. Mereka lebih percaya diri pada babak kedua dan kami turun konsentrasi sehingga mereka bisa mencetak gol kembali," ujar Teco.

Pelatih asal Brasil itu tidak mau menyalahkan kekalahan tersebut karena tiga pemain pilarnya dipanggil ke timnas Indonesia yaitu Ricky Fajrin, Ilija Spasojevic, dan Stefano Lilipaly.

"Saya pikir itu bukan faktor utama, mungkin karena dekatnya recovery pertandingan. Ini sangat cepat. Kami akan evaluasi, kami harus kerja keras lagi ini masih awal musim. Jadi kami tahu masih ada kekurangan. Meski kalah, kami harus tetap kompak," pungkasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More