Ini Cerita Pria yang Viralkan Tantangan #Thrashtag

Penulis: Irana Shalindra Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 13:45 WIB Weekend
Ini Cerita Pria yang Viralkan Tantangan #Thrashtag

cbc.ca

Ketika Byron Román mengajak "remaja yang bosan" di media sosial pada pekan lalu untuk memunguti sampah, ia tidak menyana hal itu akan menjadi viral. Namun, tujuh hari dan ratusan ribu saham di Facebook, Instagram, Twitter, dan Reddit kemudian, dunia tampak sedikit lebih bersih.

“Ambil foto suatu area yang perlu dibersihkan atau dirawat, lalu ambil foto setelah Anda melakukan sesuatu, dan unggah,” tulis Román di akun facebook-nya pada 5 Maret. Pesan itu ia tuliskan bersama unggahan foto suatu area, pada kondisi sebelum --yang teramat penuh sampah-- dan setelah bersih.

Kepada Time, Román menceritakan, seorang temannya di Guatemala telah lebih dulu memposting gambar tersebut bersama dengan pesan serupa dalam bahasa Spanyol. Dia kemudian menerjemahkan teks ke dalam bahasa Inggris dan menambahkan pesan yang sekarang banyak beredar: “Ini adalah tantangan baru untuk semua remaja yang bosan.”


Dia menandai pos #BasuraChallenge dan #Trashtag -basura berarti sampah dalam bahasa Spanyol. Segera setelah itu, ribuan orang mengunggah foto dan video ke Instagram, Twitter, Facebook dan Reddit, menunjukkan diri mereka membersihkan pantai, taman, sekolah, jalan-jalan dan banyak lagi, di seluruh dunia.

Selain berusaha membantu lingkungan, tentu saja, Román mengatakan bahwa dia benar-benar ingin membantu remaja membuat perbedaan di internet. "Ketika remaja bosan, itu seperti hal terburuk yang pernah Anda miliki. Jadi, saya pikir, mungkin seseorang akan menerima tantangan dan melakukan sesuatu yang positif tentangnya."

Ajakan positif ini telah menyebar luas dan luas - pos asli Román telah dibagikan 323.000 kali di Facebook per Selasa sore (12/3), dan tagar di Instagram memiliki lebih dari 25.000 posting. Orang-orang yang memunguti sampah, dari Vietnam sampai Filipina, telah mengirim pesan terima kasih kepada Román karena telah memulai tren.

Román mengatakan dia berharap bahwa tantangan seperti ini akan membantu orang-orang dari beragam usia menjalin ikatan. "Kita semua bersama-sama," ujarnya.

Meskipun Román hanya membantu tren menjadi lebih populer, dia bukan orang pertama yang menginspirasi gerakan pembersihan. Afroz Shah, seorang pengacara yang tinggal di Mumbai, India, mulai membersihkan Pantai Versova kotanya yang terkenal dan kotor di bulan Oktober 2015. Karya Shah tidak luput dari perhatian: Ia memenangkan penghargaan lingkungan tertinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebagai Champion of The Earth, pada 2016.

Dampak #Trashtag mungkin belum terlalu erlihat - tetapi Román berpikir langkah pertama untuk membantu lingkungan adalah berhenti membuat sampah dan sampah sama sekali. "Saya pikir itu akan menjadi pendekatan yang lebih baik untuk itu," katanya. (M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More