Stadion Baru Jakarta Berkonsep Ramah Lingkungan

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Kamis, 14 Mar 2019, 20:15 WIB Megapolitan
Stadion Baru Jakarta Berkonsep Ramah Lingkungan

Ist

STADION sepak bola yang baru saja diresmikan pembangunannya oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal berkonsep ramah lingkungan. Stadion bernama Jakarta International Stadium (JIS) itu di antaranya akan memiliki pengelolaan air terpadu mandiri.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku kontraktor yang melakukan pembangunan pun menargetkan JIS akan mendapat sertifikat gedung ramah lingkungan atau Greenship berkategori platinum saat sudah selesai dibangun dan digunakan nantinya.

"Bila perlu energinya kita perlu pikirkan berasal dari matahari," kata Dwi saat peresmian pembangunan, Kamis (14/3).

Ia juga menjelaskan stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu akan selesai dalam waktu lima tahun dengan alokasi dana Rp5 triliun yang berasal dari Penyertaan Modal Daerah (PMD).

Baca juga: Proyek Stadion Mangkrak

Selain ramah lingkungan, Dwi juga menyiapkan area di sekitar stadion menjadi kawasan rekreasi bagi warga. Ia juga akan membangun area jogging track. Lokasinya yang berdekatan dengan Danau Sunter pun diyakini akan menjadi salah satu primadona bagi warga menghabiskan waktu luang.

"Nantinya juga ada masjid terapung. Kita tahu banyak pertandingan yang dilakukan di atas pukul 18.30-19.30 WIB. Sebelumnya orang harus salat magrib maka harus kita bikin," ujarnya.

Stadion JIS akan menjadi pengganti Stadion Lebak Bulus yang sebelumnya berlokasi di Jakarta Selatan. Stadion itu dirubuhkan karena lahannya digunakan menjadi lokasi Stasiun Lebak Bulus bagi angkutan massal Moda Raya Terpadu (MRT). Stadion baru ini juga akan menjadi rumah baru bagi klub ibu kota Persija Jakarta. (put)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More