Lewat Perpustakaan, Pemerintah Dorong Masyarakat Gemar Membaca

Penulis: Sri Utami Pada: Kamis, 14 Mar 2019, 19:05 WIB Humaniora
Lewat Perpustakaan, Pemerintah Dorong Masyarakat Gemar Membaca

antara

PERPUSTAKAAN saat ini telah menjadi elemen penting dalam pembangunan nasional. Pemerintah pun menunjukkan perhatian yang besar untuk pengembangan dan peningkatan peran perpustakaan di masyarakat. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam sambutan Rakornas Perputakaan, Kamis (14/3) menerangkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mencanangkan kualitas sumber daya manusia yang sadar pentingnya literasi sehingga menciptakan masyarakat yang gemar membaca dan meningkatkan ilmu pengetahuan.

Baca juga: BMKG: Badai Matahari tak Berdampak ke Indonesia

"Pemerintah melalui perpustakaan nasional punya target di tiap desa, kecamatan, dan kota punya perpustakaan sekecil apa pun itu," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Tjahjo, tahun ini perpustakaan masuk dalam program dan kegiatan Prioritas Nasional. Masuknya perpustakaan dalam Prioritas Nasional memberikan amanat kepada Perpustakaan Nasional (Perpusnas) untuk meningkatkan dan mengembangkan layanan perpustakaan di seluruh Indonesia yang berbasis inklusi sosial untuk kesejahteraan masyarakat.

"Layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial adalah hadirnya layanan perpustakaan sebagai ruang publik yang memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya untuk meningkatkan kesejahteraan," ujarnya.

Melalui Peraturan Pemerintah No 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, perangkat daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota wajib membangun perpustakan.

"Sekarang ini masih sedikit kalau di tingkat provinsi masih 31 daerah. Kami akan membuat regulasi, minimal Kabupaten, Kota menganggarkan perpustakaan ini untuk mengorganisir masyarakat gemar membaca," ungkapnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More