Aktivaku dan Mizuho Balimor Bermitra Beri Pembiayaan Kendaraan

Penulis: Micom Pada: Selasa, 12 Mar 2019, 11:00 WIB Ekonomi
Aktivaku dan Mizuho Balimor Bermitra Beri Pembiayaan Kendaraan

Ist

PERUSAHAAN market place pinjaman berbasis jaminan, Aktivaku, dan perusahaan pembiayaan kendaraan, PT Mizuho Balimor Finance, sepakat untuk saling bekerja sama dalam memberi layanan pinjaman bagi pelanggan kendaraan bermotor. 

Hal ini dipertegas dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) pada Rabu (6/3). 

Penandatanganan kerja sama itu dilakukan CEO and Founder Aktivaku, Ricky Gandawijaya, dan Presiden Direktur PT Mizuho Balimor Finance, Noruyuki Kamei, di Kantor Aktivaku, Jakarta.

Adapun bentuk kemitraan yang dijalankan ialah layanan keuangan dalam pemberian fasilitas pinjaman atau pembiayaan kepada perusahaan yang telah bekerja sama dengan Aktivaku ataupun karyawannya untuk mendapatkan kemudahan dalam memiliki kendaraan bermotor, baik untuk keperluan operasional perusahaan maupun fasilitas bagi para karyawan.


Baca juga: Menkeu Anggap Tarif MRT Rp10 Ribu masih Terjangkau


"Dengan telah dilakukannya MoU antara Aktivaku Investama Teknologi dan Mizuho Balimor Finance, membuat posisi Aktivaku menjadi satu satunya fintech (teknologi finansial) yang masuk ke pembiayaan kendaraan roda empat bagi kepentingan perusahaan-perusahaan rekanan kami," ujar Ricky dalam keterangannya yang diterima Selasa (12/3).

Dengan demikian, selain produk utama Aktivaku, yaitu project financing, supply-chain financing, dan credit take over financing, kini hadir juga tambahan produk yang ditawarkan yaitu KKB Aktivaku di mana perusahaan-perusahaan rekanan Aktivaku bisa mendapatkan tambahan fasilitas untuk pembiayaan kendaraan bermotor. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More