APM Sambut Baik Usulan Penghitungan Baru Pajak Barang mewah

Penulis: Atikah Ishmah Winahyu Pada: Selasa, 12 Mar 2019, 19:45 WIB Otomotif
APM Sambut Baik Usulan Penghitungan Baru Pajak Barang mewah

MARIO

AGEN Pemegang Merek kendaraan bermotor di Indonesia menyambut baik usulan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait rencana pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor berdasarkan emisi karbon.

Aturan tersebut nantinya akan membuat kendaraan yang semakin rendah pembuangan emisinya, maka pajak yang dibayarkan pun makin rendah tarifnya.

Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia Mukiat Sutikno menilai usulan tersebut merupakan gagasan yang baik karena dapat mengurangi jumlah polusi di Indonesia.

Menurut dia, negara di Asia lainnya seperti Singapura dan Thailand telah menjalankan kebijakan tersebut.

“Menurut saya memang sudah harus begini. Dengan begitu teknologi-teknologi mobil yang ada di Indonesia fokusnya adalah less pollution. Nah, supaya ke depannya menurut saya mobil-mobil yang beredar pun secara polusi akan jauh lebih berkurang dan lebih ke green environment,” kata Mukiat Sutikno pada Media Indonesia, Selasa (12/3).

Baca juga : Sri Mulyani Usulkan Ubah Skema Pajak Barang Mewah

Mukiat mengungkapkan, seharusnya para produsen mendukung langkah pemerintah agar mobil-mobil yang diproduksi ataupun dijual di Indonesia segera beralih ke teknologi ramah lingkungan.

Dia yakin para produsen akan terdorong dengan adanya kebijakan baru terkait pengenaan pajak kendaraan bermotor.

“Kalau secara tax juga mendukung. Itu akan membantu supaya infrastruktur untuk kendaraan ramah lingkungan akan lebih cepat diadakan,” ujarnya.

Terkait kekhawatiran akan semakin banyaknya jumlah mobil yang diimpor, Mukiat mengatakan hal tersebut tidak akan menjadi masalah karena harga kendaraan produksi dalam negeri lebih kompetitif.

Dia menuturkan, hanya butuh waktu sekitar setahun bagi produsen untuk beradaptasi meski saat ini mereka belum siap memenuhi kebutuhan pasar terkait kendaraan ramah lingkungan.

“Untuk adjustment apa segala mungkin paling cepat saya rasa antara sembilan bulan sampai setahun ya. Karena kembali mereka harus melihat aturan pemerintah,” ujarnya.

Mukiat optimis jika kebijakan tersebut diberlakukan, akan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat di masa depan. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More