Kamis 07 Maret 2019, 14:45 WIB

Ribuan Rumah di Bandung Kebanjiran, Satu Korban Meninggal

Eriez M Rizal | Nusantara
Ribuan Rumah di Bandung Kebanjiran, Satu Korban Meninggal

ANTARA

 

KEPALA Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Sudrajat, mengatakan, hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung pada Selasa (5/3) malam menyebabkan sejumlah titik di beberapa kecamatan terdampak banjir. 

Banjir masing menggenang hingga Kamis (7/3) pagi. 

Beberapa wilayah terdampak banjir tersebut, yakni Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Bojongsoang, Kecamatan Banjaran, Kecamatan Cileunyi, dan Rancaekek.

Berdasarkan data yang dihimpun dari PB Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak akibat banjir tersebut yakni sebanyak 13.903 KK. Di Kecamatan Baleendah yang terdampak sebanyak 5.271 KK, Dayeuhkolot 3.005 KK, Bojongsoang 2.244 KK, dan Rancaekek 3.383 KK. 

Akibat banjir tersebut sejumlah warga dari Kecamatan Baleendahdan Dayeuhkolot terpaksa mengungsi. 

"Di Baleendah sebanyak 226 jiwa, sedangkan di Dayeuhkolot ada  138. Itu semua berdasarkan hasil pantauan Pusdalops yang dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB sampai pukul 08.45 WIB," kata Sudrajat dalam rilis Kamis (7/3).

Sudrajat mengatakan, saat ini pihaknya masih mantauan dan koordinasi dengan OPD dan penggiat kebencanaan. Banjir di Kabupaten Bandung memiliki ketinggian 10 sampai 160 sentimeter. 

"Peringatan dini masih tetap akan dilakukan," kata Sudrajat. 

 

Baca juga: Ratusan Hektare Sawah di Bojonegoro Terendam Banjir

 

Kepala Bagian Humas dan Keprotokolan Basarnas Jawa Barat Joshua Banjarnahor menuturkan telah mengevakuasi korban meninggal dunia karena banjir di Kp. Cigosol kecamatan Andir Kabupaten Bandung, Kamis (7/3) pagi. 

"Pukul 8.30 kami mengevakuasi korban di Kampung Jambatan, Kelurahan Andir," ujarnya. 

Joshua mengatakan korban telah meninggal dunia saat dievakuasi petugas.Kemunginkan meninggal dunia karena tersengat listrik atau karena kedinginan. 

"Korban atas nama Riky, usia 21 tahun," ucapnya. 

Saat dievakuasi, ia menjelaskan korban sedang berdua di di rumahnya dengan adik kandungnya. 

"Orang tuanya sedang tidak ada di rumah," ujarnya. 

Ia mengungkapkan saat ini korban sudah dibawa ke Umrah Sakit Al Ihsan untuk diidentifikasi. 

"Nanti pihak kepolisian untuk menjelaskan hasil identifikasinya," ucapnya.
  
Ia menghimbau agar warga yang rumahnya kebanjiran lebih berhati-hati dalam menggunakan listrik. Ketika mengevakuasi korban, tim banyak menemukan rumah yang terendam banjir tapi listriknya tetap menyala. 

"Harus diperhatikan. Kalau sedang kebanjiran, listrik matikan," kata Joshua. 

Dari Rabu (6/3) malam, tim SAR terus meyisir untuk evakuasi kroban banjir di Kabupaten Bandung. 

"Adapun unsur yang eerlibat dalam operasi SAR di antaranya TNI/polri, dinsos, BPBD, PMI, dan masyarakat," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More