Rabu 06 Maret 2019, 19:41 WIB

Andi Arief: Mahfud MD Jangan 'Asbun'

Ilham Pratama Putra | Politik dan Hukum
Andi Arief: Mahfud MD Jangan

MI/ BARY FATHAHILAH

 

WASEKJEN Partai Demokrat Andi Arief mengancam mantan Ketua Mahkamah konstitusi Mahfud MD. Andi Arief meminta Mahfud tak asal berkomentar soal dirinya yang terjerat kasus narkoba.

"Sampaikan pada Pak Mahfud MD jangan asbun (asal bunyi)," kata Andi Arief di BNN, Jakarta Timur, Rabu (6/3).

Baca juga: Polisi Ungkap Perempuan yang Bersama Andi Arief

Pernyataan itu keluar setelah serah terima dirinya dari Polri ke Badan Narkotika Nasional (BNN). Proses serah terima berlangsung 50 menit. Kemudian, Andi Arief keluar menuju Direktorat Tindak Pidana Narkoba untuk proses rehabilitasi.

Dalam kesempatan itu Andi menyatakan dirinya bukan kriminal. "Saya dinyatakan bukan kriminal. Cukup. I'm not a criminal," kata Andi.

Andi masih menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis untuk memutuskan jangka waktu rehabilitasi yang harus dijalaninya. Wasekjen Partai Demokrat, Rachland Nashidik yang ikut mendampingi membenarkan apa yang diteriakkan rekannya.

“Saya mengantarkan sahabat saya Andi Arief untuk melakukan proses medis. Dia bukan kriminal, bukan pelaku kejahatan. Dalam hal ini korbannya adalah dirinya sendiri,” kata Rachland.

Sebelum datang ke BNN, Andi juga sempat mengancam Mahfud MD Twitter. Andi mengancam akan mencabut gelar profesor pada Mahfud MD.
 
"Pak Prof @mohmahfudmd, anda jangan berspekulasi dan sok tahu soal kejadian yg sedang saya alami. Saya bisa tuntut anda dalam jalur hukum dan meminta lembaga yang memberi anda gelar profesor mencabut gelar itu karena sok tahu dan sok bener," tulis Andi di akun twitternya @AndiArief_

Baca juga: Dibolehkan Pulang, Andi Arief Segera Jalani Rehabilitasi

Seperti diketahui, tak lama setelah Andi Arief ditangkap, Mahfud mengungkit kembali perdebatan dirinya dengan Andi Arief di Twitter soal hoaks tujuh kontainer surat suara dalam kondisi tercoblos pada Januari lalu.
 
Dalam kicau itu Mahfud juga sempat menyinggung tweet lamanya soal narkoba dapat membunuh anak bangsa. (Medcom.id/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More