Rabu 06 Maret 2019, 12:05 WIB

Kuasa Hukum Bahar bin Smith: Sidang seharusnya di PN Cibinong

Bayu Anggoro | Nusantara
Kuasa Hukum Bahar bin Smith: Sidang seharusnya di PN Cibinong

MI/BAYU ANGGORO
Kuasa hukum Bahar bin Smith, Munarman, usai menghadiri Siidang Eksepsi di PN Bandung, Rabu (6/3).

 

KUASA Bahar bin Smith dan dua terdakwa lainnya mempertanyakan persidangan yang digelar oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung. 

Sebab, kasus penganiayaan yang menjadi dasar dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dilakukan di Kabupaten Bogor sehingga seharusnya yang menangani perkara ini adalah PN Cibinong.

Menurut salah seorang tim pengacara terdakwa, Munarman, pihaknya mengajukan keberatan atas pelaksanaan sidang oleh PN Bandung. Berdasarkan pasal 84 ayat 3, jika terdakwa melakukan pidana di suatu wilayah, maka PN di wilayah tersebut yang berwenang mengadili.

"Ini tidak sesuai dengan locus delicti. Harusnya yang berwenang mengadili PN Cibinong," katanya.

Keinginannya agar sidang digelar di PN Cibinong ini karena beberapa alasan menyangkut azas peradilan cepat dan murah. 

"Saksi-saksi itu lebih banyak bertempat tinggal di Kabupaten Bogor, sehingga lebih gampang di PN Cibinong," katanya.

Tidak hanya itu, menurutnya keluarga terdakwa pun banyak yang bertempat tinggal di Bogor sehingga dari aspek kemanusiaan akan lebih mudah menjenguk dan menyaksikan persidangan terdakwa. Adapun alasan keamanan yang menjadi dasar pemindahan persidangan ini, Munarman kembali tak sepakat.

 

Baca juga: Kuasa Hukum Bahar bin Smith Sebut Dakwaan JPU tidak Jelas

 

Menurut dia, tidak akan ada ancaman apapun jika pengadilan dilakukan di Bogor. 

"Tak ada yang tak aman. Di Bogor tak ada apa-apa. Justru di sini ada pengerahan aparat besar-besaran dengan water canon. Berarti tak aman tuh di sini," katanya.

Berdasarkan pantauan, seribuan massa pendukung Bahar bin Smith memadati kawasan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung yang menjadi lokasi persidangan ini. Mereka sudah berkumpul sejak 1,5 jam sebelum persidangan dimulai.

Dengan membawa sejumlah alat peraga dan pengeras suara, mereka menyampaikan orasi yang bertujuan membela terdakwa. Akibat jumlah yang banyak, aparat kepolisian terpaksa menutup Jalan Sumatera yang persis di depan perkantoran milik Pemerintah Kota Bandung. (OL-3)

Baca Juga

Antara

Ditemukan Lagi Tengkorak Manusia di Pura Bias Aud-Bali

👤Antara 🕔Minggu 05 Juli 2020, 20:45 WIB
POLRES Badung bersama jajaran Polsek Kuta Utara menemukan Kerangka tengkorak manusia di Pura Bias Aud, Banjar Batu Belig, Badung, Bali,...
ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Jogja Bersiap Terima Kunjungan Libur Kenaikan Kelas

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Minggu 05 Juli 2020, 20:00 WIB
"Dalam rangka kehati-hatian dalam persiapan menuju new normal, pengetatan terhadap protokol baru, aturan baru, tatanan baru...
MI/John Lewar

Keuskupan Ruteng Salurkan Sembako Terdampak Covid-19

👤John Lewar 🕔Minggu 05 Juli 2020, 19:55 WIB
MENGURANGI beban para korban terdampak Covid-19, pemimpin tertinggi gereja katolik keuskupan Ruteng wilayah Flores Barat membagikan sembako...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya