Selasa 05 Maret 2019, 10:06 WIB

Pelemahan Bursa Saham Global Tekan Pergerakan IHSG

Antara | Ekonomi
Pelemahan Bursa Saham Global Tekan Pergerakan IHSG

ANTARA

 

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (5/3) pagi dibuka terkoreksi turun seiring pelemahan bursa saham global. 

IHSG dibuka melemah 2,84 poin atau 0,04% ke posisi 6.485,58. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 0,66 poin atau 0,06% menjadi 1.017,18.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Selasa (5/3), mengatakan, kemajuan perundingan perdagangan AS dengan Tiongkok yang sebelumnya mampu memberikan ketenangan bagi pelaku pasar global, kini nampak mulai mereda yang ditandai oleh pelemahan saham AS.

"Hal ini dapat mendorong pasar saham terutama Asia akan terdampak. Begitu juga dengan IHSG rentan terbawa arus sentimen pasar global pada hari ini," ujar Alfiansyah.

Kemajuan dalam perundingan kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok, diperkirakan dapat mencapai kesepakatan perdagangan formal pada pertemuan puncak sekitar 27 Maret 2019 mendatang antara Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

 

Baca juga: Bisnis Minyak dan Gas bukan Lari Cepat

 

Kendati demikian, rintangan tetap ada karena masing-masing pihak menghadapi kemungkinan perlawanan di dalam negeri jika persyaratan-persyaratannya terlalu menguntungkan bagi pihak lain.

Di pihak lain, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan, AS sedang bekerja untuk menuntaskan perjanjian perdagangan terperinci dengan Tiongkok yang mencakup komitmen struktural tertentuHingga pukul 09.21 WIB, IHSG masih bertahan di zona merah. 

IHSG melemah 48,51 poin atau 0,75% ke posisi 6.439,91. Sementara indeks LQ45 bergerak turun 9,07 poin atau 0,89% menjadi 1.008,77.

Sementara itu, bursa regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 143,05 poin (0,66%) ke 21.678,99, indeks Hang Seng melemah 167,18 poin (0,58%) ke 28.792,41, dan Straits Times melemah 13,81 poin (0,42%) ke posisi 3.237,27. (OL-3)

Baca Juga

Antara

Food Estate Tak Efektif Tingkatkan Produktivitas Pertanian

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 08:30 WIB
Rencana pemerintah untuk membangunan food estate itu tidak efektif untuk meningkatkan produktifitas pertanian di...
MI/Supardji Rasban

Pemerintah Perlu Bangun Rantai Pasok di Kawasan Industri

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 07:35 WIB
Pemerintah disarankan membangun rantai pasok pada kawasan industri, antara industri kecil menengah (IKM) dan industri besar dan sedang...
DOK BNI SYARIAH

Bhakti BNI Syariah Lindungi Pesantren dari Covid-19

👤Dro/S1-25 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 04:57 WIB
BNI Syariah berkomitmen untuk menjalankan hasanah way, yakni terus menerus berupaya untuk memberikan kebermanfaatan dan kebaikan (hasanah)...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya