Senin 04 Maret 2019, 15:30 WIB

Pemerintah Pusat Beri Bantuan Tipping Fee untuk PLTSa Surakarta

Ferdinand | Nusantara
Pemerintah Pusat Beri Bantuan Tipping Fee untuk PLTSa Surakarta

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

 

PEMERINTAH Kota Surakarta, Jawa Tengah, menyambut positif rencana pemerintah pusat yang akan mengucurkan bantuan tipping fee untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

"Terima kasih kalau memang pemerintah mau memberikan tipping fee," kata Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo ketika ditemui seusai upacara di halaman Balai Kota, Senin (4/3).

PLTSa Surakarta yang berlokasi di tempat pembuangan akhir Putri Cempo ditargetkan mulai dibangun tahun ini. Proyek berkapasitas 450 ton sampah tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan listrik 10 Mega Watt (MW) per hari.

PT Solo Citra Metro Plasme Power (SCMPP) selaku kontraktor pelaksana proyek PLTSa Putri Cempo telah membangun miniplan. Miniplan berkapasitas 10 ton sampah dengan produksi listrik 150 kwh itu dijadwalkan tuntas Maret ini.

Baca juga: Subsidi Tipping Fee Dorong Pengembangan PLTSa

Setelah itu, dilanjutkan pembangunan proyek utama yang ditargetkan tuntas seluruhnya pada 2021. Namun demikian, pembangunan akan dilakukan dalam dua fase dengan kapasitas produksi masing-masing 5 MW.

Achmad Purnomo berharap bantuan tipping fee akan mempercepat proses pengerjaan PLTSa Putri Cempo. Dia menambahkan, dulu di awal perencanaan memang dirasakan tidak perlu ada tipping fee, karena investor sudah mendapatkan keuntungan dari imbal balik listrik yang dihasilkan.

"Tetapi, setelah dikaji lagi dirasakan perlu. Ya bagaimana baiknya, kami ngikut saja," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

Bupati Manggarai Barat Minta TN Komodo Dibuka Kembali

👤John Lewar 🕔Rabu 27 Mei 2020, 08:49 WIB
Penutupan Taman Nasional Komodo membuat pendapatan Pemkab Manggarai Barat turun hingga...
ANTARA

BMKG Yogya Kembali Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi

👤Agus Utantoro 🕔Rabu 27 Mei 2020, 08:00 WIB
Kepala Stasiun Klimatologi Mlati, Reni Kraningtyas dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5) menjelaskan gelombang tinggi tersebut dapat...
MI/Januari Hutabarat

Rusak Ekosistem, Jaring Apung di Danau Toba Harus Ditutup

👤Apul Iskandar 🕔Rabu 27 Mei 2020, 07:12 WIB
Direktur Program Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM), Delima Silalahi menyatakan keberadaan jaring apung di Danau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya