Senin 04 Maret 2019, 12:00 WIB

Sepanjang 2019, Terjadi 31 Kali Bencana Banjir di Kalsel

Denny S | Nusantara
Sepanjang 2019, Terjadi 31 Kali Bencana Banjir di Kalsel

MI/Denny Susanto

 

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat sepanjang 2019 ini telah terjadi 31 bencana banjir di wilayah tersebut dengan jumlah korban jiwa sebanyak 5 orang. Bencana banjir terbanyak terjadi di wilayah pertambangan.

"Kalsel masih dalam status darurat siaga bencana musim penghujan berupa banjir, tanah longsor dan angin ribut. Sepanjang Januari hingga awal Maret 2019 ini terjadi 31 kali bencana banjir," ungkap Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin Ujud, Senin (4/3).

Bencana banjir ini sebagian besar terjadi di wilayah kabupaten yang gencar mengeksploitasi SDA pertambangan. Tercatat banjir terparah terjadi di Kabupaten Tapin sebanyak 13 kali, Balangan tujuh kali, Tabalong dan Hulu Sungai Selatan tiga kali, serta Kabupaten Kotabaru dan Hulu Sungai Tengah satu kali.

BPBD Kalsel juga mencatat bencana banjir menyebabkan 1.015 rumah terendam dengan jumlah warga terdampak sebanyak 992 keluarga atau 3.673 jiwa. 

"Banjir menyebabkan lima orang meninggal di Kabupaten Tapin, termasuk rusaknya lima jembatan di wilayah tersebut," ujarnya.

 

Baca juga: Banjir Pangkalpinang Akibat Bangunan di Atas Saluran dan Tambang

 

Selain banjir juga terjadi 24 kali bencana angin ribut, terbanyak melanda Kabupaten Tanah Laut delapan kali dan Kota Banjarbaru sebanyak enam kali. Bencana angin ribut menyebabkan 131 keluarga menjadi korban dan sebagian harus kehilangan tempat tinggal. 

Sementara bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Balangan sebanyak empat kali.

Lebih jauh dikatakan Wahyudin melihat kondisi di lapangan di mana hujan masih turun di sebagian besar wilayah, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sebelumnya telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat mewaspadai ancaman bencana saat musim penghujan ini. 

Status darurat siaga bencana musim penghujan ini ditetapkan hingga akhir April mendatang.

Pada bagian lain, Dinas Kesejahteraan Sosial Kalsel mencatat sepanjang 2019 ini terjadi 56 kali kebakaran permukiman dimana peristiwa kebakaran terbanyak melanda permukiman warga di Kota Banjarmasin yaitu 10 kejadian. 

Jumlah korban kebakaran ini 134 keluarga atau 440 jiwa. Sebanyak 56 rumah rusak total ditambah 28 rumah lainnya rusak berat, dengan kerugian mencapai Rp1,4 miliar. 

Kebakaran permukiman juga menyebabkan dua orang tewas. (OL-3)

Baca Juga

MI/Widjajadi

Rektor UMS Jamu Mahasiswa Asing tidak Bisa Pulang karena Korona

👤Widjajadi 🕔Senin 25 Mei 2020, 17:58 WIB
Karena tidak bisa pulang ke negara mereka pada perayaan hari yang sangat istimewa untuk umat Islam itu, rektor UMS perlu meluangkan waktu,...
MI/Depi Gunawan

Yang ke Pasar Antri Cimahi Sepekan Ini Lapor ke Puskesmas

👤Depi Gunawan 🕔Senin 25 Mei 2020, 17:05 WIB
WARGA Cimahi yang dalam sepuluh hari terakhir ke Pasar Antri diminta melapor ke puskesmas. Menyusul ditemukannya dua pedagang di sana...
ANTARA

300 Ribu Lebih Kendaraan Lintasi Jalan Tol Trans Sumatera

👤Hilda Julaika 🕔Senin 25 Mei 2020, 16:32 WIB
Ada sebanyak 45.980 kendaraan yang melintas di JTTS, meningkat 10.431 kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya yakni hanya 35.549...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya