Jumat 01 Maret 2019, 15:05 WIB

Pemerintah Genjot Penyaluran Akses Modal Ultramikro

Rudy Polycarpus | Ekonomi
Pemerintah Genjot Penyaluran Akses Modal Ultramikro

MI/Ramdani

 

PRESIDEN Joko Widodo menyaksikan penyaluran pembiayaan usaha mikro lapisan terbawah atau ultramikro (UMi) di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Jumat (1/3).

Presiden dan bu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, serta Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Kesempatan itu digunakan Presiden berdialog dengan penerima bantuan ultramikro yang merupakan program Kementerian Keuangan.

Kepala Negara berpesan kepada para debitur UMi dapat memanfaatkan program ini dengan baik sekaligus berupaya mengembangkan usahanya dan disiplin dalam mengangsur pinjaman.

"Ada pembiayaan ultramikro yang kami salurkan melalui Program Mekaar dari PNM, ada bank wakaf mikro di ponpes dan UMi. Agar usaha mikro dapat berkembang menjadi usaha besar, semua harus melalui usaha keras, disiplin, jujur dan dapat dipercaya," pesan Jokowi kepada ratusan pedagang pasar yang hadir.

Presiden menekankan, apabila usaha para debitur semakin berkembang, pemerintah sudah menyediakan fasilitas bantuan permodalan lainnya dengan nilai pembiayaan yang jauh lebih besar.

Presiden optimis dengan kerja keras, para pelaku usaha ultramikro dapat beralih kelas menuju tingkatan yang lebih tinggi

"Kalau sudah berkembang nanti dilarikan ke (program) KUR karena bisa sampai Rp500 juta (pembiayaan)," tandasnya.

 

Baca juga: Kemenkeu: Dana Pembiayaan Ultra Mikro Capai Rp7 Triliun

 

UMi merupakan program pembiayaan kepada masyarakat usaha mikro di lapisan terbawah yang belum dapat difasilitasi oleh perbankan, dengan pembiayaan paling banyak Rp10 juta per nasabah.

Sri Mulyani mengatakan, program UMi baru berlangsung 2017 dengan anggaran pinjaman Rp1,5 triliun, kemudian ditambah lagi Rp2,5 triliun pada 2018. Pada 2019, pemerintah menambah alokasi pembiayaan menjadi Rp3 triliun.

"Dari Rp7 triliun baru tersalurkan Rp2 triliun. Jadi sebetulnya ada anggarannya. Kapasitas menyalurkan akan kita evaluasi. Untuk Gorontalo ada 273 debitur UMi dengan penyaluran dana mencapai Rp1,89 miliar. Ini termasuk provinsi yang masih baru sekali mendapatkan UMi," tandasnya. (OL-3)

Baca Juga

Dok pribadi

Airlangga Beberkan Keberhasilan Relaksasi KUR UMKM selama Pandemi

👤RO/Micom 🕔Jumat 03 Juli 2020, 20:22 WIB
14 penyalur KUR fasilitas bantuan yang diberikan oleh pemerintah telah dimanfaatkan cukup signifikan oleh...
Ist

Water Heater Kangaroo Hadir untuk Alternatif Kebutuhan Air Hangat

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Juli 2020, 19:55 WIB
Dengan hadirnya water heater dari Kangaroo diharapkan dapat berkontribusi untuk pemenuhan kebutuhan standar masyarakat...
Ilustrasi/Medcom

Financial Planner : Saat Covid-19 Harus Bijak Rencana Pembiayaan

👤Deri Dahuri 🕔Jumat 03 Juli 2020, 19:36 WIB
Financial planner dari ZAP Finance, Prita Hapsari Ghozie menasihati keluarga muda harus mulai bisa mengesampingkan pengeluaran yang tidak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya