Kamis 28 Februari 2019, 15:15 WIB

Grab Jadi Startup Decacorn Pertama di Asia Tenggara

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Grab Jadi Startup Decacorn Pertama di Asia Tenggara

www.grab.com

 

GRAB megumumkan menjadi startup dengan status decacorn pertama di Asia Tenggara. Hal ini terungkap dari laman Grab yang berjudul "Terima Kasih Telah Jadikan Grab Decacorn Pertama".

"Grab, everyday SuperApp kamu, adalah Decacorn pertama di Asia Tenggara," seperti tertulis dalam situs tersebut, Kamis (28/2).

Akhir tahun lalu, Grab dikabarkan baru saja mengantongi pendanaan Rp4,3 triliun (US$ 3 miliar). Total pendanaan US$3 miliar ini membuat total valuasi (nilai perusahaan) Grab mencapai lebih dari US$11 miliar (Rp158,6 triliun) dan akhirnya membawa Grab menyandang status sebagai Decacorn.

Decacorn sendiri merupakan perusahaan dengan valuasi lebih dari US$10 miliar. Sementara hectocorn memiliki valuasi lebih dari US$100 miliar. Sementara unicorn adalah status perusahaan startup teknologi dengan valuasi lebih dari US$1 miliar.

Selain menulis pada lamannya, Grab juga mengumumkan pengukuhan status ini lewat aplikasinya. Dalam aplikasinya Grab memberikan diskon dengan kode Decacorn bagi para penggunanya. Seraya diikuti dengan tulisan.

"Terima kasih karena kamu kita jadi decacorn pertama di Asia Tenggara,"

Country Manager Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Jakarta, Kamis (28/2), mengatakan yang lebih penting adalah bagaimana Grab telah berkontribusi dan menjadi bagian dari masyarakat Indonesia dan juga di Asia Tenggara.

Dia menyampaikan dalam waktu dekat akan ada pengumuman mengenai tambahan suntikan modal perusahaan salah satunya oleh Softbank.

Namunm Ridzki enggan menyebut nominal suntikan modal tersebut. Mereka berjanji akan mengumumkan bila telah terlaksana.

"Pencapaian ini menunjukan masyarakat menyambut baik layanan Grab dan menjadikan ini sebagai layanan sehari-harinya. Apalagi kita sudah menjadi superApps. Ini adalah yang terjadi, yang terjadi adalah campaign di awal kami sebagai bentuk terima kasih kepada masyarakat. Nanti ada announcement untuk yang deal status funding. Softbank salah satunya," ujar Ridzki. (A-1)
 

Baca Juga

Istimewa

Tips agar Bisnis Berkelanjutan Dalam Pandemik Covid-19

👤Muhammad Fauzi 🕔Selasa 02 Juni 2020, 21:50 WIB
PANDEMIK Covid-19 membawa perubahan dalam bisnis kedepan. Khususnya dalam perilaku konsumen dan...
Dok Setpres

Presiden Bersyukur Perekonomian masih Bertumbuh

👤Nur Azizah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 20:42 WIB
Selain aktivitas perekonomian, tempat ibadah pun akan segera dibuka secara...
Antara/Hafidz Mubarak

Luhut: Ekspor Besi dan Baja Bantu Ekonomi Indonesia

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 02 Juni 2020, 20:36 WIB
Saat ini, sejumlah kontributor utama PDB mengalami pelemahan. Mulai dari perdagangan, pertanian, konstruksi, hingga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya