Selasa 26 Februari 2019, 16:58 WIB

Presiden Minta Penyusunan Anggaran Fokus pada Sasaran

Rudy Polycarpus | Politik dan Hukum
Presiden Minta Penyusunan Anggaran Fokus pada Sasaran

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/a

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta seluruh Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) menyusun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBD) sesederhana mungkin.

Intinya, kata Presiden, penyusunan anggaran harus tepat sasaran kepada masyarakat.

"Jadi kalau desain APBN, APBD, bikin sesimpel mungkin. Nggak usah banyak program. Program sedikit, fokus, sasaran tepat, gampang kontrol, dan hasil dirasakan oleh rakyat. Golnya harus ke sana," kata Presiden usai meresmikan Pembukaan Rapat Kerja Nasional Korpri di Istana Negara (26/2).

Baca juga: Presiden Minta Korpri Berlari Cepat

Jokowi juga berpesan soal pentingnya prioritas dalam pemberian anggaran di tiap program. Ia mencontohkan, misalnya dari program-program yang ada di 15 seksi, tidak harus semuanya dimasukkan anggaran.

"Misal ada 15 seksi, tidak apa-apa yang diberi 5 dulu, mungkin tahun depan gantian yang lima lagi. Tapi ada konsentrasi ke mana arah dan skala prioritas kita. Arah-arah seperti itu harus kita ubah," tuturnya.

Menurut Presiden, tuntutan masyarakat atas kinerja aparatur sipil negara (ASN) semakin tinggi. Selain meningkatkan kualitas kerja dan menjaga akuntabilitas, ia juga mengimbau ASN bekerja berorientasi pada hasil, bukan prosedur semata.

Lebih lanjut, Jokowi berpesan agar Rakernas Korpri ini bisa menentukan arah pelayanan kepada publik.

"Rapat kerja nasional Korpri ini sangat menentukan sekali arah ke mana pelayanan yang ingin diberikan sehingga rumusan-rumusan dari rakernas sangat penting sekali bagi kita semua," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/WAHYU PUTRO A

Perayaan HUT ke-75 RI akan Dihelat Secara Berbeda

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 06 Juli 2020, 16:14 WIB
Jika di tahun-tahun sebelumnya perayaan dipusatkan di Istana Negara dan dihadiri ratusan peserta, tahun ini, tidak akan seperti...
MI/ M Soleh

Kejagung Akan Telusuri Surat Sakit Joko Tjandra

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Senin 06 Juli 2020, 15:13 WIB
Saat ini Joko Tjandra masih masuk dalam DPO Kejaksaan Agung, meskipun status red notice Djoko sudah...
Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Joko Tjandra Beralasan Sakit, Sidang PK Kembali Ditunda

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Juli 2020, 15:01 WIB
Sidang sebelumnya digelar pada sekitar akhir Juni 2020, juga ditunda karena pemohon tidak hadir alasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya