LinkAja Bakal Ikut Ramaikan Pasar Uang Elektronik

Penulis: Rifaldi Putra Irianto Pada: Sabtu, 23 Feb 2019, 18:00 WIB Ekonomi
LinkAja Bakal Ikut Ramaikan Pasar Uang Elektronik

ANTARA/IORA SUMMIT 2017

BADAN Usaha Milik Negara (BUMN) memperkenalkan LinkAja sebagai layanan uang elektronik. LinkAja akan digunakan BUMN untuk bersaing dalam layanan uang elektronik.

Untuk saat ini, layanan uang elektronik masih dikuasai oleh Go-Pay dan OVO. LinkAja bertujuan untuk memberikan layanan uang elektronik lebih baik dan lengkap bagi masyarakat Indonesia dengan memanfaatkan jaringan bisnis kredibel milik BUMN.

Baca juga: Indonesia Desak India Turukan Bea Masuk Produk Sawit

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan dengan hadirnya LinkAja, akan meramaikan pasar uang elektronik yang sudah ada saat ini.

"Kita ikut meramaikan saja, bukan hadir sebagai pesaing. Customer base mereka (Go-Pay, Ovo dan lainnya) juga belum banyak, sekitar 19 juta," kata Gatot, Jakarta, Sabtu (23/2).

Dikatakan Gatot, untuk tahap awal, LinkAja akan digunakan untuk layanan-layanan dalam perbankan BUMN yang bersifat mandatory (wajib).
Adapun layanan perbankan yang bersifat mandatory seperti pembayaran gerbang tol, parkir di berbagai fasilitas yang dikelola BUMN dan lain sebagainya.

"Potensi pasarnya masih cukup besar. Sekarang sudah terjadi ekosistemnya misal di pembayaran jalan tol, tinggal kita akselerasi peralatan untuk bisa pakai QR code," ungkapnya.

Pihaknya menyebut, hadirnya LinkAja ini bertujuan memberikan efisiensi kepada bank-bank BUMN. Dengan begitu, mulai saat ini bank-bank BUMN tidak lagi berinvestasi sendiri-sendiri dalam penyelenggaraan uang elektronik dan sistem pembayaran digital.

"Ini kan customer basenya bank-bank BUMN. Bareng bareng promosinya jadi tidak duplikasi," tutupnya. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More