6 Wanita Terjaring Razia Pekat di Terminal Tarutung

Penulis: Januari Hutabarat Pada: Sabtu, 23 Feb 2019, 17:50 WIB Nusantara
6 Wanita Terjaring Razia Pekat di Terminal Tarutung

ANTARA/Ahmad Subaidi

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, berhasil menjaring enam orang wanita pelayan warung remang-remang saat menggelar razia penyakit masyarakat (pekat), di terminal Madya Tarutung, Sabtu (23/2).

Kepala Satuan Satpol-PP Kabupaten Tapanuli Utara, Rudi Sitorus, mengatakan keenam wanita tersebut merupakan pelayan salah satu warung remang-remang yang meresahkan warga setempat, khususnya para ibu rumah tangga di daerah itu.

Baca juga: RJCI: Usaha Pemerintah dalam Penanganan Karhutla Didegradasi

"Kita menurunkan anggota dan menertibkan wanita yang bekerja di warung tersebut sesuai laporan masyarakat sebanyak enam orang," tandasnya.

Warung tersebut diakuinya tidak memiliki ijin dari pemerintah setempat, sehingga perlu ditertibkan sesuai peraturan daerah yang berlaku. Hasil pantauan di lapangan, pengusaha dan oknum polisi justru melepaskan dan mengembalikan keenam wanita tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Satpol PP bersikeras tetap mengirimkan keenam wanita tersebut ke panti Rehabilitas Brastagi. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More