Guaido Mengambil Bantuan, Maduro Tutup Perbatasan

Penulis: Denny Parsaulian Sinaga Pada: Sabtu, 23 Feb 2019, 04:20 WIB Internasional
Guaido Mengambil Bantuan, Maduro Tutup Perbatasan

(Photo by Luis ACOSTA / AFP)

PRESIDEN Nicolas Maduro memerintahkan penutupan perbatasan Venezuela dengan Brasil pada Kamis (21/2).

Guaido berangkat dalam konvoi kendaraan untuk secara pribadi mengambil bantuan AS yang ditimbun di sisi lain dari perbatasan Kolombia. Dia menantang militer Maduro untuk menghentikannya.

Diakui sebagai presiden sementara oleh lebih dari 50 negara, ia meninggalkan ibu kota Caracas menuju perbatasan Kolombia dengan konvoi beberapa kendaraan untuk berjalan sejauh 900 kilometer.

Maduro telah menolak karavan kemanusiaan Guaido dan menyebutnya sebagai pertunjukan murahan. Maduro mengecam bantuan sebagai pembuka bagi intervensi militer AS di negara Amerika Latin yang kaya minyak, tetapi lumpuh.

Guaido, pemimpin legislatif Venezuela berusia 35 tahun telah menyatakan dirinya bertindak sebagai presiden pada 23 Januari dan ingin menggulingkan Maduro.

Kemudian, dia akan membentuk pemerintahan transisi dan mengadakan pemilihan baru.

Sebuah karavan terpisah berisi bus dan truk yang berisi anggota parlemen oposisi sebelumnya meninggalkan Caracas Timur menuju perbatasan.

Dihentikan militer

Beberapa truk dihentikan pasukan keamanan dan sopir mereka dipaksa untuk keluar. Namun, sisa karavan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan.

"Kami tahu bahwa rezim akan memasang semua hambatan untuk mencegah kami mencapai perbatasan. Tetapi tidak ada yang dapat menghentikan kami, kami akan terus berlanjut," kata anggota parlemen oposisi Yanet Fermin.

Menandakan keresahannya yang semakin besar, Maduro mengumumkan, Kamis (21/2), bahwa perbatasan dengan Brasil akan sepenuhnya dan benar-benar ditutup mulai pukul 20.00 waktu setempat (07.00 WIB) hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Maria Teresa Belandria, Duta Besar Guaido yang ditunjuk di Brasil mengatakan, pengiriman bantuan akan tetap berjalan. "Operasi berjalan. Tidak ada perubahan," kata Belandria kepada AFP.

Dia mengatakan, 100 ton makanan, obat-obatan, dan peralatan darurat sedang menunggu untuk diangkut dengan truk dari Boa Vista ke Pacaraima di perbatasan Venezuela.

Maduro juga memperingatkan, pada Kamis, bahwa ia mempertimbangkan penutupan total perbatasan dengan Kolombia di sebelah barat Venezuela.

Guaido mengatakan titik masuk yang direncanakan untuk bantuan ialah perbatasan Brasil dan Kolombia, Pulau Curacao dan pelabuhan laut Puerto Cabello dan La Guaira.

Carlos Faria, salah satu pemimpin kelompok Venezuela yang mengatur pengiriman bantuan melalui Curacao, mengatakan kepada AFP bahwa sebuah pesawat yang membawa 50 ton makanan dan obat-obatan diperkirakan dari Miami pada Kamis (21/2), dan akan dimuat ke kapal yang menuju Venezuela pada Jumat (22/2).

Direktur Amnesty International Amerika, Erika Guevara, mendesak pihak berwenang untuk menjamin akses bagi mereka yang membawa bantuan.

Sementara itu, Gedung Putih mengatakan Wakil Presiden AS Mike Pence akan mengunjungi negara tetangga Kolombia pada Senin untuk menunjukkan dukungan kepada Guaido.

Menggarisbawahi gelombang dukungan internasional untuk Guaido, pengusaha Inggris Richard Branson berencana untuk mengadakan konser probantuan di Kolombia, Jumat. (AFP/I-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More