2025, Masalah Sampah Tertangani

Penulis: Dhk/Mit/BB/AD/UL/PO/X-7 Pada: Jumat, 22 Feb 2019, 07:35 WIB Humaniora
2025, Masalah Sampah Tertangani

ANTARA/AHMAD SUBAIDI
GERAKAN INDONESIA BERSIH: Anggota Polair Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengangkat sampah plastik dari laut saat aksi bersih pantai di Tanjung Karang, Mataram, NTB, kemarin. Aksi bersih pantai dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional 2019 tersebut diikuti

PEMERINTAH melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah merumuskan Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah (Jakstranas) yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan Jakstranas, pemerintah menargetkan penanganan sampah sebesar 100% pada 2025. Upaya tersebut terdiri atas pengurangan sebesar 30% dan penanganan sebesar 70%.

"Hal itu merupakan perubahan paradigma besar, dengan 30% penekanan pada kebijakan up-stream (hulu) dengan reduce, reuse, recycle. Dulu paradigma penanganan sampah selalu dibuang ke TPA," ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, dalam pencanangan Gerakan Indonesia Bersih di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, kemarin.

Keterlibatan pemerintah pusat dan daerah tersebut, lanjutnya, tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Jakstranas dan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut.

Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, mengatakan partisipasi masyarakat dalam penanganan sampah melalui kegiatan bank sampah sudah meningkat pesat. Namun, pengurangan sampahnya perlu dioptimalkan. Dengan jumlah penduduk sebanyak 265 juta jiwa, imbuhnya, timbunan sampah nasional diperkirakan 65,79 juta ton. Sebaliknya pengurangan sampah dari aktivitas bank sampah masih berkisar 2,7%.

"Hal yang menggembirakan dalam empat tahun terakhir, jumlah bank sampah meningkat dari 1.172 unit menjadi 7.488 unit. Masyarakat berperan besar dalam upaya pengurangan sampah," kata Rosa.

Sementara itu, dalam memperingati Hari Peduli Sampah, di sejumlah daerah, masyarakat bersama instansi pemerintah melakukan aksi bersih-bersih, seperti di Cianjur, Tasikmalaya, dan Cirebon, Jawa Barat, di Palu, Sulteng, dan di Kupang, NTT. (Dhk/Mit/BB/AD/UL/PO/X-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More