Latin American Film Festival Hadir di Jakarta

Penulis: Dero Iqbal Mahendra Pada: Kamis, 21 Feb 2019, 23:45 WIB Hiburan
Latin American Film Festival Hadir di Jakarta

Poster Festival Film Amerika Latin (LAFF) 2019. (ANTARA News/HO)

LATIN American Film Festival (LAFF), yang merupakan Festival Film Amerika Latin pertama kalinya di Indonesia, akan hadir di Jakarta pada tanggal 23 Feb – 4 Mar 2019, dengan menayangkan 16 film yang terpilih. Festival ini diselenggarakan oleh komunitas film Jakarta Cinema Club (JACk) beserta LiveLife, platform yang membantu penyelenggara acara menemukan tempat & komunitas untuk berkolaborasi.

Dalam festival filem tersebut penonton dapat menikmati berbagai macam pilihan film mulai termasuk drama, komedi, thriller, dokumentari dan bahkan animasi dari sejumlah negara seperti Argentina, Chile, Ekuador, Kolombia, Kuba, Meksikodan Peru.

Selama seminggu festival berlangsung, screening film akan dilakukan di berbagai tempat seperti di Uptown Coworking Space dan Empu Sendok Arts Station pada hari kerja, dan di Perpustakaan Nasional pada hari Sabtu & Minggu. Dengan begitu para penonton beserta teman dan keluarganya juga mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi salah satu perpustakaan tertinggi di dunia ini dengan 24 lantai.

Opening akan dilakukan pada tanggal 23 Februari dengan penayangan film La Nana dari Chile yang menceritakan seorang pembantu rumah tangga yang telah mengabdi kepada keluarga majikan selama 23 tahun, sesuatu yang juga terjadi di Indonesia.

Baca juga: Kharisma Bangsa Gelar Festival Sains dan Budaya

Akan ada juga penayangan film khusus untuk keluarga dan anak-anak dengan El Libro de Lila dari Kolombia, animasi yang menceritakan pentingnya nilai persahabatan dan kekuatan imajinasi.

Negara Meksiko akan menayangkan Amores Perros oleh sutradara terkenal Alejandro Gonzalez Inarritu yang telah bekerjasama dengan Leonardo DiCaprio untuk membuat film The Revenant dimana dia memenangkan Academy Awards untuk pertama kalinya.

Untuk penonton yang tertarik belajar lebih dalam mengenai ritme & musik Amerika Latin, akan ditayangkan El Benny dari Kuba yang menceritakan lika-liku perjalanan hidup seorang  maestro musik legendaris, dan Sigo Siendo dari Peru mengenai keragaman musik Peru yang dipengaruhi oleh budaya Spanyol dan Afrika.

Kemudian akan juga ditayangkan film Argentina Camino a la Paz mengenai perjalanan mobil seorang pengemudi dan penumpang muslim ke La Paz yang akan merubah hidup mereka. Dan juga La Tola Box dari Ecuador, mengenai perjuangan seorang anak meraih cita-citanya menjadi petinju, melalui berbagai rintangan dengan disiplin  & komitmen nya.

“Kami berharap dengan festival ini masyarakat Indonesia akan lebih memahami budaya negara Amerika Latin dan menjadi pengetahuan beserta inspirasi yang berguna bagi mereka. Film adalah media interaktif yang dapat membuka wawasan kita mengenai banyak hal, semoga festival ini dapat dilanjutkan setiap tahun dan juga membawa hiburan untuk kita semua pecinta film.”  ujar Nadina Habsjah, representasi dari Jakarta Cinema Club.

Yang sangat menarik, tidak hanya akan ada penayangan film, representasi dari setiap negara akan hadir untuk menjelaskan mengenai negara mereka beserta tanya jawab setelah film selesai, dan penononton juga akan mendapatkan hadiah kecil, baik makanan kecil, minuman dan bahkan cinderamata. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More