Hemat Beli Televisi Berteknologi Mutakhir

Penulis: Haufan Hasyim Salengke Pada: Jumat, 22 Feb 2019, 01:45 WIB Weekend
Hemat Beli Televisi Berteknologi Mutakhir

DOK SONY

SETIAP rumah tangga kini pasti memiliki televisi, bahkan bisa lebih dari satu. Maklum, televisi sudah menjadi kebutuhan, tidak hanya untuk menonton tayangan acara, tapi juga berselancar di dunia maya.

Bagi yang ingin membeli televisi (TV) berteknologi terbaru dengan harga diskon tapi berkualitas, coba saja datang ke Electronic Fair 2019 bertempat di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat. Pameran yang berlangsung selama 12-24 Februari 2019 itu menghadirkan merek dari produsen elektronik ternama dunia.

"Peserta pameran merupakan pemain besar di bidang ini. Di sini hadir produk-produk televisi dengan seri terbaru," ujar Asisten Manajer Best Denki, pihak yang mengorganisasikan pameran, Ahmad Zaelani, saat ditemui di lokasi, Kamis (21/2).

Apalagi, berbelanja saat pameran itu semakin menyenangkan karena berbagai penawaran atau promo menarik dapat diperoleh. Selain fasilitas diskon, tersedia juga harga khusus yang menghemat kocek hingga Rp5 juta.

"Untuk diskon kita kerja sama dengan sejumlah bank. Ada juga cicilan 24 bulan dengan bunga 0% serta cashback," jelas Zaelani.

Ia menargetkan transaksi selama pameran bisa menyentuh setidaknya Rp2 miliar. Ini disebabkan respons masyarakat ternyata positif. Nilai transaksi dalam satu pekan pertama telah melampaui Rp1 miliar. "Rata-rata transaksi pengunjung Rp100 juta per hari," ujarnya.

Produsen elektronik raksasa asal Korea Selatan, LG Electronics dan Samsung, bersama pabrikan Jepang, seperti Panasonic, Sony, dan Sharp bersaing merebut hati konsumen dengan produk andalan masing-masing.

Jika bicara tentang teknologi TV layar besar kelas premium, yang terbesit di kepala, yaitu QLED (quantum-dot light emitting diode) atau OLED (organic light-emitting diode). Kedua jenis teknologi TV generasi terbaru itu mengusung fitur layar amat canggih.

Gambar jernih
Di samping itu, sekarang terkenal istilah ultra HD alias 4K. Perangkat yang dilengkapi teknologi ini memungkinkan kita menyaksikan tayangan dengan gambar jernih, cerah, dan sempurna.

Pantauan di lokasi, televisi LG OLED65E8PTA 65 inci ultra HD salah satu yang menyita perhatian pengunjung. Barang ini memiliki resolusi 3.840 x 2.160 dengan fitur lain, di antaranya true color accuracy pro dan ultra luminance pro. Harganya sekitar Rp62 juta.

Samsung hadir dengan produk mutakhir mereka, yaitu QLED TV 65 UHD Smart. TV ini memiliki kelebihan, seperti resolusi 3.840 x 2.160 dan high dynamic range. Harganya mencapai Rp44 juta.

Sony memamerkan OLED TV 55 UHD Smart. Produk tersebut mengusung fitur, semisal resolusi 3.840 x 2160 dan smart Android TV. Produk ini dilepas pada harga Rp29 juta. Panasonic menawarkan OLED TV 55 UHD Smart yang memiliki resolusi 3.840 x 2.160. Di antara fitur unggulannya, yaitu hexa chroma drive pro HDR 10+ dan master OLED Panel. "TV OLED 4K merupakan seri paling tinggi yang sekarang ada di Indonesia," ujarnya.

Yang tak kalah menarik, yaitu Sharp dengan mengangkat LED TV 50 Full HD. Keunggulan khas TV beresolusi 1.920 x 1.080 dan wireless mirroring, yaitu terdapat fitur azan reminder. Harganya dipatok pada Rp8,2 juta.

Sejatinya, Sharp tengah bersiap meluncurkan LED TV Aquos 8K pada tahun ini. "Ketajaman varian baru di lini produk smart LED TV big size kelas premium mencapai hingga sekitar 33 juta piksel atau setara dengan 16 kali piksel yang dihasilkan dari teknologi full HD (2K)," ungkap Assistant General Manager TV & Audio Product Strategy Division Sharp Electronics Indonesia, Ardy, di Bali, pekan lalu.

Produk TV 8K itu terdiri atas tiga ukuran, yaitu 60 inci dengan harga Rp90 juta, 70 inci Rp130 juta, dan ukuran 80 inci Rp250 juta. Mereka menyasar pasar premium karena yakin mobil mewah saja ada yang berminat. (S-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More