Pemprov Kalteng Keluarkan Pergub Larang Gunakan Kemasan Plastik

Penulis: Surya Sriyanti Pada: Kamis, 21 Feb 2019, 15:05 WIB Nusantara
Pemprov Kalteng Keluarkan Pergub Larang Gunakan Kemasan Plastik

Dok. MI

Masalah sampah plastik rupanya sudah menjadi masalah serius di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Untuk mengurangi penggunaan kemasan berbahan plastik seperti air mineral dan kantong plastik, Pemprov Kalteng mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur kebijakan larangan penggunaan kemasan berbahan plastik.

Pada tahap awal kebijakan ini diterapkan pada acara resmi di lingkungan Kantor Gubernur Kalteng seperti rapat, simposium atau pertemuan lainnya. Ke depannya, kebijakan tersebut akan berlaku di seluruh Kalteng.

Penegasan ini dikatakan oleh Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, di Palangka Raya, Kamis (21/2).

"Pergub tentang itu (larangan penggunaan kemasan bahan plastik) segera keluar pada semester satu ini," ujarnya.

Pergub yang saat ini sedang digodok biro organisasi Sekretariat Daerah Kalteng itu, kata dia, nantinya tidak hanya mengatur masalah kemasan berbahan plastik saja tapi juga mengatur sampah rumah tangga.

 

Baca juga: Larangan Plastik akan Kurangi Sampah

 

Menurut Fahrizal Fitri yang saat ini juga menjabat Plt pada Dinas Lingkungan Hidup Kalteng itu, bila ada acara resmi di Kantor Gubernur maka diharuskan menggunakan gelas dan piring kaca. Selain itu juga akan disediakan puluhan dispenser air mineral dan mewajibkan ASN dilingkungan Pemprov Kalteng yang jumlahnya mencapai 4 ribu orang itu membawa botol minum portabel yang bisa digunakan berulang-ulang.

"Nanti kita akan bagikan secara gratis botol portabel untuk para ASN," jelasnya.

Selanjutnya, kebijakan larangan penggunaan kemasan berbahan plastik ini akan diterapkan di 14 kabupaten se-Kalteng. Hal ini dilakukan  karena saat ini tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang berada di Km. 14 Jalan Cilik Riwut sudah penuh (over load).

"Selain itu Pemprov Kalteng juga punya kebijakan Green Government dan Green Province," pungkas Fahrizal. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More