Rabu 20 Februari 2019, 16:10 WIB

Dinilai Mengganggu Debat, Jumlah Pendukung akan Dikurangi

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Dinilai Mengganggu Debat, Jumlah Pendukung akan Dikurangi

MI/Rommy Pujianto

 

PENYELENGGARA pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama kedua tim kampanye mengusulkan untuk mengurangi jumlah pendukung yang akan masuk dalam venue pada debat ketiga yang akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Minggu (17/3).

"Jumlah pendukung diusulkan nanti dikurangi, nanti jumlahnya ya kurang lebih 50-an orang saja dari masing-masing pasangan calon. Ini nanti akan ditetapkan semua usulan-usulan ini pada rapat berikutnya. Jadi ini nanti di bahas dimasing-masing paslon," ucap Arief di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Rabu (20/2).

Usulan pengurangan jumlah pendukung ke ruang debat, kata Arief, berawal dari usulan Bawaslu dan 02. Alasan pengurangan pendukung tersebut suasana dalam debat ketiga nanti menjadi lebih kondusif, nyaman dan kedua capres bisa fokus menjawab.

"KPU sendiri setuju dengan jumlah pengurangan itu sebagaimana yang diusulkan Bawaslu. Tapi semua usulan-usulan ini nanti akan dibahas oleh internal mereka tim 01 dan 02, nanti rapat berikutnya kita putuskan. Ini dibuat agar debat ini bisa lebih tenang, lebih nyaman, dan lebih fokus," jelas Arief.

 

Baca juga: KPU Gelar Rapat Bahas Evaluasi Debat Kedua Bersama Kedua Timses

 

Dalam kesempatan yang sama perwakilan tim 02, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Priyo Budi Santoso menuturkan pihaknya setuju dengan usulan untuk mengurangi jumlah pendukung di dalam venue debat ketiga.

"Dengan berat hati kami menyampaikan usulan untuk didebat berikutnya tim hore yang terlalu riuh, hiruk pikuk yang mengganggu capres lebih baik dihilangkan. Kami setuju dengan gagasan itu," kata Priyo.

"Saya berharap undangan (rapat evaluasi debat) ini, bisa dievaluasi total, sehingga kita ingin menggelar debat yang benar-benar bagus. Tepuk tangannya juga ada tapi tidak dalam posisi mengangu atau mengintimadasi pemimpin menyampaikan pandangannya," sambungnya.

Senada, perwakilan 01 yakni Kepala Sekretariat Posko Cemara, Garda Maharsi menghormati usulan tersebut. 

"Saya rasa tadi usulan ya khususnya, itu murni dari 02, berikut juga rekomendasi dari Bawaslu. Prinsipnya kami menghormati. jika memang nanti menjadi sebuah keputusan bersama, kami pasti melaksanakan. Prinsipmya debat mencapai substansi," pungkas Garda. (OL-3)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Presiden Minta Disiplin Sosial Protokol Kesehatan Diperketat

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 27 Mei 2020, 09:25 WIB
Protokol kesehatan akan diberlakukan di semua sektor aktivitas mulai dari pemerintahan, perekonomian hingga keseharian...
Tangkapan layar Youtube Deddy Corbuzier

Soal Siti Fadilah, DitjenPas dan Rutan Pondok Bambu Disebut Lalai

👤Anggitondi Martaon 🕔Rabu 27 Mei 2020, 09:04 WIB
"Tentunya, jika pihak Ditjen Pemasyarakatan mengikuti protokoler pendampingan berobat warga binaan secara ketat, wawancara ini tidak...
MI/Gino F Hadi

Remisi Gayus Tambunan Dinilai Langgar Aturan

👤Emir Chairullah 🕔Rabu 27 Mei 2020, 08:30 WIB
Salah satu ketentuan penerima remisi harus menjadi justice collaborator...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya