Rabu 20 Februari 2019, 16:02 WIB

Mahfud Nilai Isu Ahok Dikembangkan untuk Memanas-Manasi

Ferdinand | Politik dan Hukum
Mahfud Nilai Isu Ahok Dikembangkan untuk Memanas-Manasi

MI/Lilik Dharmawan

 

KETUA Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD menilai ada yang sengaja mengembangkan isu Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok untuk memanas-manasi suasana.

Dalam Dialog Kebangsaan di Stasiun Solo Balapan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (20/2), Mahfud MD yang merupakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menambahkan, secara peraturan perundang-undangan, 60 hari sebelum pemungutan suara dilarang ada penggantian termasuk calon presiden dan wakil presiden yang berhalangan tetap.

Selain itu, lanjut Mahfud, syarat untuk menjadi calon presiden dan wakil presiden adalah tidak pernah melakukan pidana yang ancaman hukumannya 5 tahun atau lebih.

"Di situ saja Pak Ahok sudah tidak bisa. Tapi masih dikembangkan untuk memanas-manasi orang," kata Mahfud.

Baca juga: Mahfud MD: BTP tak Bisa Gantikan Ma’ruf Amin

Dialog Kebangsaan bertema Merawat Harmoni yang digelar di Kota Surakarta itu merupakan bagian dari rangkaian Jelajah Kebangsaan Merak-Banyuwangi. Dialog itu antara lain juga menghadirkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, putri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid, dan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo. (A-1)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More