Rabu 20 Februari 2019, 06:30 WIB

Nasihat Ma’ruf kepada Sandi, tidak Sungkan saat Debat

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Nasihat Ma’ruf kepada Sandi, tidak Sungkan saat Debat

MI/Ramdani

 

CALON  wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, Ma'ruf Amin, meminta cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, tidak sungkan terhadap dirinya saat debat ketiga Pilpres 2019 yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Maret mendatang.

Ma'ruf mengemukakan itu saat mengomentari pernyataan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menyebut Sandiaga akan tampil santun saat debat nanti.

Debat ketiga diagendakan hanya mempertemukan cawapres kedua kubu, yakni Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno.

Kedua cawapres akan beradu gagasan mengupas berbagai persoalan di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan kebudayaan.

"Ya biasa saja. Berdebat bukan berarti berantem, kan tanya jawab. Saya ditanya, jawabnya bagaimana," kata Ma'ruf di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta, kemarin.

Ma'ruf mengapresiasi rasa hormat sandi kepada dirinya. Menurut Ma'ruf, adu gagasan dalam debat bukan untuk sa-ling merendahkan atau tidak menghormati.

"Dalam debat kan kita ikut aturan yang ditetapkan KPU. Bukan hanya Pak Sandi ke saya (santun), saya juga yang tua ke yang muda harus saling menghormati," ujar Ma'ruf.

Sebelumnya, Sandiaga Uno dilaporkan mengeluarkan pernyataan bahwa dirinya agak sungkan berdebat dengan Ma'ruf Amin yang merupakan seorang kiai senior.

Berbeda dengan Sandi, di lain sisi, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso, mengusulkan debat berikutnya berformat tarung bebas antara paslon 01 dan paslon 02.

"Jadi, free fight dari awal," kata Priyo, kemarin.

Priyo menjelaskan, dengan konsep tersebut, dari awal kedua pasangan calon memaparkan visi dan misi dengan waktu tertentu, kemudian pasangan calon lainnya langsung menanggapi berdasarkan apa yang disampaikan. "Selanjutnya begitu, bergantian paslon lainnya," kata Priyo.

Dalam menanggapi, kata Priyo, kedua pasangan calon dipersilakan menyampaikan pandangan, kritik, dan menguji keabsahan data atau fakta yang disampaikan. Dengan begitu, lanjut Priyo, publik akan melihat adu argumen dan gagasan yang seru di antara kedua pasangan sehingga publik mendapatkan substansi atas apa yang diperbincangkan.

"Itu memungkinkan rakyat untuk melihat pemikiran dari pemimpin," kata Priyo. (Mal/Faj/X-6)

Baca Juga

MI/ Adam Dwi

Wapres: Di Balik Kesulitan Pasti Ada Kemudahan

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 24 Mei 2020, 20:11 WIB
Dalam khotbahnya, ungkap Masduki, Wapres Ma'ruf menyingung perayaan lebaran tahun ini berada dalam kondisi keprihatinan karena pandemi...
MI/ Adam Dwi

Wapres: Hadapi Pandemi Korona dengan Optimistis

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 24 Mei 2020, 19:58 WIB
“Tidak boleh ada pesimisme. Tidak boleh putus asa. Dalam agama tidak boleh berputus asa harus terus...
DOK DPR RI

Indonesia Punya Modal Sosial Besar Guna Lawan Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 24 Mei 2020, 13:00 WIB
Ace Hasan juga menilai bahwa masyarakat global juga berpandangan sama tentang tingginya modal sosial yang dimiliki...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya