Priyo: Pelaporan Jokowi bukan untuk Pidana

Penulis: Rahmatul Fajri Pada: Selasa, 19 Feb 2019, 20:46 WIB Politik dan Hukum
Priyo: Pelaporan Jokowi bukan untuk Pidana

MI/ROMMY PUJIANTO

WAKIL Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso mengatakan upaya melaporkan Jokowi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bukan untuk mencari delik aduan pelanggaran pidana.

Ia menilai laporan yang dilayangkan justru untuk memperjelas aturan selama debat, apakah pertanyaan seperti menyangkut ranah pribadi boleh dilakukan.

"Nah, apa boleh juga kami melakukan hal serupa? Kami pun tidak sampai pidana pemilu, kami ingin respon KPU seperti apa," kata Priyo ketika ditemui di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Selasa (19/2).

Ia menegaskan laporan tersebut lebih mengedepankan aspek protes dari kubu BPN. Karena, kata ia, dari tim BPN sendiri, apa yang dilontarkan oleh Jokowi telah menyerang ranah privat Prabowo ketika debat.

Ia mengaku dengan laporan tersebut tidak ingin melaporkan atas tuduhan pelanggaran undang-undang yang berujung pidana. Ia mengaku hanya ingin meluruskan peraturan yang dijalankan.

"Tidak bermaksud mendelegitimasi Jokowi, tapi ingin pesan, dari segi aturan boleh atau tidak," kata Priyo.

Meski ada beberapa pihak yang mengatasnamakan pendukung Prabowo melaporkan Jokowi ke Bawaslu, ia menganggap itu adalah inisiatif dari pendukung sendiri.

"Ya, karena masyarakat menonton. Jadi, kalau ada yang melaporkan, mungkin mereka merasa ada yang salah di situ," kata Priyo. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More