Kredit Dialihkan, Nasabah J Trust Merasa Dirugikan

Penulis: Rifaldi Putra irianto Pada: Selasa, 19 Feb 2019, 20:20 WIB Ekonomi
Kredit Dialihkan,  Nasabah J Trust Merasa Dirugikan

ANTARA FOTO/HO/isro/aww/17.

Salah seorang debitur Bank J trust Priscillia Georgia merasa berkeberatan bahwa permasalahan kreditnya dilimpahkan kepada J Trust investment. 

Kuasa hukum Priscillia, Syahrul Arubusman menyebutkan bahwa kliennya pada 2011 membuat akad kredit dengan PT Bank Mutiara Tbk. sebesar Rp1,8 miliar dengan kewajiban pembayaran cicilan sebesar Rp21 juta per bulan.

Dalam perjalanan, sempat terjadi kemacetan pembayaran angsuran. Namun kliennya berusaha melakukan restrukturisasi dengan Bank Mutiara. Tiba-tiba datang  PT J Trust Investment Indonesia meminta pengosongan rumah debitur dengan kompensasi uang kerohiman senilai Rp50 juta. Debitur juga harus menyiapkan uang sebesar Rp2 miliar sebagai pelunasan kewajibannya. 

Priscillia yang tidak pernah memiliki keterikatan hubungan hukum keperdataan dengan PT J Trust Investment memilih mengajukan perlawanan di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong.  

Dalam upaya mediasi yang dilakukan di PN Cibinong, kliennya telah menunjukan itikad baik dengan bersedia mencicil Rp1,5 miliar dalam tempo setahun. Apabila diharuskan membayar saat itu juga, dirinya menyanggupi membayar Rp600 juta. 

“Saat di pertengahan jalan ketika upaya itu telah mendapatkan titik terang, secara sepihak tidak lagi ada tindak lanjut dari PT J Trust Investment Indonesia karena dua orang tim yang diutus untuk melayani klien saya sudah diberhentikan,” ucap Syahrul, di Jakarta, kemarin. 

Syahrul menilai ada perbuatan melawan hukum yang terletak pada mekanisme pelimpahan kredit KPR dari PT  Bank  J Trust kepada PT J Trust Investment Indonesia. “Seharus diberitahukan kalau memang ada pembelian utang atau pengalihan utang yang dilakukan oleh J Trust Investment dari Bank J Trust, tapi tidak diberitahukan, “ ujarnya. 

Corporate Secretary Division Head Bank J Trust Rudyanto Gunawan enggan berkomentar. Ia hanya ingin meluruskan bahwa PT J Trust Investment Indonesia bukan anak usaha  Bank J Trust. “Untuk saat ini kami belum bisa mengeluarkan statement, karena masih harus berkordinasi dengan divisi terkait “ tutupnya. (E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More