Kerja Sama RI-Korsel Bidik Nilai Dagang US$30 Miliar

Penulis: Cah/E-3) Pada: Selasa, 19 Feb 2019, 23:15 WIB Ekonomi
Kerja Sama RI-Korsel Bidik Nilai Dagang US$30 Miliar

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

PEMERINTAH Indonesia dan Korea Selatan kembali mengaktifkan kemitraan ekonomi komprehensif atau Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) untuk memperluas kerja sama perdagangan.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menjelaskan, dengan kemitraan itu, kedua negara berharap bisa mencapat target nilai perdagangan sebesar US$30 miliar dalam 3 tahun ke depan dan banyak investasi dari Korea Selatan yang mengalir ke dalam negeri.

“Melalui CEPA, kami mendorong investasi Korea Selatan di Indonesia, kemudian kami juga akan bicara tentang global supply chain, kita berikan kesempatan dan kemudahan. Investasi otomotif, misalnya, mereka kita dorong untuk investasi, elektronik juga,” kata Enggar dalam Indonesia-Korea Business Forum di Jakarta, kemarin.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian atau renegosiasi oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Menteri Perdagangan Korea Selatan Hyun Chong Kim.

Menurut Menteri Enggar, diskusi renegosiasi dilakukan sejak November 2018 dan ditargetkan rampung pada November 2019.

“Saya dengan Menteri Kim membahas bagaimana meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara sebagai tindak lanjut pembicaraan Presiden Jokowi dan Presiden Moon,” kata Enggar.

Enggar berharap perjanjian dagang antara Indonesia dan Korsel yang ditandatangani akan menjadi landasan hukum untuk mereali-sasikan IK-CEPA. Sebagai kelanjutan renegosiasi, kedua negara akan mempertemukan dua kelompok pengusaha Indonesia dan Korsel pada forum bisnis untuk mengatasi masalah yang mengganggu perdagangan dan investasi. “Kami optimistis target perdagangan US$30 miliar tercapai.” (Cah/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More