Tim Putri Jaya Raya Jakarta masih Berjaya

Penulis: M Taufan SP Bustan Pada: Selasa, 19 Feb 2019, 23:45 WIB Olahraga
Tim Putri Jaya Raya Jakarta masih Berjaya

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

TIM putri Jaya Raya Jakarta masih belum terbendung. Tim unggulan utama itu sukses meraih kemenangan keduanya di babak penyisihan grup Djarum Superliga Badminton 2019 dan sekaligus memastikan tiket ke semifinal.

Klub Samurai Japan Reptiles-lah yang kali ini menjadi korban. Saat bermain di GOR Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat, kemarin, Jaya Raya berjaya dengan memetik kemenangan sempurna 5-0.

Sebelumnya mereka juga menang 5-0 saat melawan Tiket.com Champion Klaten. Berkat dua kemenangan itu, Jaya Raya Jakarta semakin kukuh di posisi puncak klasemen Grup X.

“Di gim kedua dan ketiga, kami terbawa permainan lawan yang kencang dan cepat, sedangkan pergerakan kami lebih lambat daripada mereka. Kami terlalu nafsu, tapi setelah balik unggul, bisa lebih santai. Kalau tegang, pasti ada sedikit rasa tegang,” tutur pemain ganda putri Jaya Raya, Anggia Shitta Awanda selepas pertandingan.

Bersama dengan pasangan lamanya, Shela Devi Aulia, Anggia Shitta Awanda yang turun di partai keempat turut menyumbangkan angka untuk klubnya setelah melibas duet Maiko Kawazoe/Soyoka Yamaguchi 21-18, 16-21, 21-18.

Anggia dan Shela kembali berduet setelah enam tahun lamanya tidak berpasangan. Meskipun sudah lama tidak berpasangan, Anggia/Shela mengaku masih hafal kebia-saan masing-masing, karena mereka telah berpasangan sejak usia tujuh tahun.

Anggia/Shela merupakan pasangan ganda putri sejak mereka belum masuk pelatnas. Setelah berapa lama di pelatnas, Anggia fokus di ganda putri, sedangkan Shela bermain ganda campuran. Kini keduanya tak lagi menghuni pelatnas dan kembali ke klub mereka, PB Jaya Raya.

“Masih ingat dengan kebiasaan-kebiasaan dia, maklum sudah berpasangan sejak kecil. Sebelumnya pun enggak pernah latihan bareng lagi di Jaya Raya,” ungkap  Shela.

Tim Jaya Raya akan bertan-ding satu kali lagi di penyi-sihan Grup X melawan tim Berkat Abadi pada Kamis (21/2) untuk menentukan status juara grup.

Kesuksesan serupa dipetik  tim putri Mutiara Cardinal Bandung. Saat menghadapi Granular Badminton Academy, mereka menang 5-0.

Di bagian putra,  Daihatsu Astec harus menelan kekalahan 2-3 dari Sports Affairs Malaysia di Grup A. Mereka  kecolongan di partai terakhir setelah Iqbal Aji Tri Pamungkas tidak mampu menandingi Fikri Ihsandi Hadmadi.

Antusias
Hujan yang mengguyur wilayah Bandung, Jawa Barat, tidak menghalangi langkah warga untuk berbondong-bondong datang menyaksikan Djarum Superliga Badminton 2019. Salah satu warga Bandung, Ratna Dewiq ,34, mengaku, sudah hari kedua datang menonton Djarum Superliga Badminton.

Selain memang karena pecinta pertandingan badminton, Ratna yang datang bersama anaknya itu juga hobi bermain bulu tangkis. “Kebetulan suka badminton mas. Anak saya apa lagi ngefans sekali dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Jadi biar hujan-hujan kami bela-belain datang,” tuturnya saat ditemui Media Indonesia.

Sejak hari pertama hingga hari kedua pelaksanaan kejuaraan ini, hujan memang terus terjadi. Namun, masih banyak terlihat warga yang membeli tiket di gerai pen-jualan tiket depan pintu masuk arena.(R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More