Jokowi Bakal Konsisten Bangun Infrastruktur Demi Konektivitas

Penulis: Antara Pada: Minggu, 17 Feb 2019, 21:16 WIB Ekonomi
Jokowi Bakal Konsisten Bangun Infrastruktur Demi Konektivitas

CALON presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengungkapkan telah membangun banyak jalan, pelabuhan dan Bandara.

"Saya kira dalam empat tahun ini telah kita bangun banyak sekali jalan tol, pelabuhan baru maupun pengembangan, Bandara baru maupun pengembangan.kata Jokowi/Prabowo dalam Debat Capres 2019 Putaran Kedua di Jakarta, Minggu (17/2).

Baca juga: Prabowo Sebut Pembangunan Infrastruktur Dilaksanakan Terburu-buru

Ia menjelaskan bahwa agar konektivitas antar pulau dan kota tersambung dengan baik. "Dengan begitu mobiltas orang dan barang semakin cepat. Daya saing kita tanpa menbangun ini lupakan," kata Jokowi. Ia juga akan konsisten untuk membangun infrastruktur demi konektivitas ini. inilah pentingnya pembangunan infrastruktur selain sumber daya manusia.

Jawaban Jokowi itu merupakan tanggapan atas pertanyaan pertama mengenai dalam Global Competitiveness Reports bahwa aspek infrastruktur indonesia menempati urutan ke-71 diindikasikan salah satunya oleh rendahnya kualitas jalan.

Jawaban Calon presiden nomor urut 01  itu ditanggapi oleh Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bahwa pembangunan infrastruktur oleh tim Jokowi tidak efisien. "Banyak infrastruktur dibangun dengan grasa-grusu tanpa kelayakan yang benar, sehingga banyak infrastruktur yang tidak efisien," ujar Prabowo.

Tapi Calon presiden nomor urut 01 menyanggah hal itu bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukannya sudah melalui studi kelayakan. "Kalau tadi bapak sampaikan studi kelayakan tidak ada, itu tidak benar karena ini telah direncanakan sejak lama," tutur Jokowi. (Ant/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More