CLS Diminta Tetap Fokus Usai Kalahkan Vampire

Penulis: Antara Pada: Minggu, 17 Feb 2019, 10:17 WIB Olahraga
CLS  Diminta Tetap Fokus Usai Kalahkan Vampire

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

PELATIH klub BTN CLS Knights Indonesia Brian Rowsom meminta skuatnya tetap fokus usai menaklukkan Mono Vampire Thailand dengan skor 109-102 dalam laga lanjutan Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2018-2019 di GOR Kertajaya, Surabaya, Sabtu (16/2).

"Ini kemenangan penting. Namun pemain harus tetap fokus dan tenang, terutama ketika menerima tekanan lawan seperti pertandingan tadi," ujar Brian, dikutip dari keterangan resmi CLS yang diterima di Jakarta, Minggu (17/2).

Pelatih asal Amerika Serikat itu tidak ingin anak-anak asuhnya mengulangi kesalahan dari pertandingan kontra Vampire di laga berikutnya menghadapi Saigon Heat di Vietnam pada Minggu (24/2).

Laga itu dianggap akan krusial untuk dimenangkan karena dapat memengaruhi kelolosan CLS ke playoff ABL."Kami sudah kalah dua kali dari Saigon. Oleh karena itu saya mau anak-anak berjuang meraih kemenangan di kandang lawan," tutur Brian.

Baca juga: CLS Knights Harus Menang atas Vampire

CLS sendiri memerlukan babak tambahan (overtime) untuk menaklukkan Vampire. Center impor Maxie Esho membuat double-double dan menjadi pendulang poin terbanyak CLS dalam pertandingan tersebut dengan menyumbang 37 poin, 13 rebound, dan lima assist.

Sementara di kubu Mono Vampire, "big man" Michael Singletary membuat catatan terbaik yaitu 29 poin, lima rebound, dan sembilan assist.

Kemenangan atas Mono Vampire membuat CLS berada di posisi ketujuh, dari 10 tim peserta, di klasemen sementara ABL 2018-2019 dengan torehan 10 kemenangan dari 20 laga yang sudah dijalani. Untuk masuk ke fase playoff, CLS wajib menyelesaikan musim reguler ABL di posisi delapan besar. (OL-7).

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More