Politik Hanya Persoalan Hati

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Minggu, 17 Feb 2019, 10:04 WIB Politik dan Hukum
Politik Hanya Persoalan Hati

MI/ROMMY PUJIANTO

TIM Kampanye Paslon 01 menegaskan bahwa debat capres dengan tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya Dan lingkungan hidup tidak hanya bicara gagasan, program, dan rekam jejak pemimpin. Menurut Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto, karakter pemimpin lah yang akan menentukan watak kebijakan dan arah pembangunan masa depan bangsa.

"Pemimpin berkatakter baik dimulai dari pemikiran yang positif, tindakan positif dan dengan demikian memiliki kebiasaan yang baik sebagai syarat dijalankan strategi kebijakan pemerintah, yang pada dasarnya adalah strategi kebudayaan untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa," jelas Hasto dalam keterangan resminya, Minggu (17/2).

Lebih lanjut, Hasto menuturkan, penghayatan atas seluruh tema debat dalam visi misi, program, dan agenda strategis memerlukan topangan karakter dasar pemimpin sebagai hal yang sangat fundamental. Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin yang baik, dia nilai sebagai hal yang positif untuk debat kedua nanti malam di Hotel Sultan, Jakarta.

Baca juga: 100 Pendukung Capres-Cawapres bisa Masuk Ruang Debat

"Hal-hal baik inilah yang menjadi energi positif bagi debat Pak Jokowi nanti malam. Inilah modal dasar terpenting dalam debat, materi debat hanya konsentrasi kebijakan, namun karakter pemimpin inilah yang menjadi basis kuktural keberhasilan seorang pemimpin. Karena itulah yang dilihat dari pemimpin itu karakternya," ungkapnya.

Tim Kampanye Paslon 01, kata Hasto, akan memastikan bahwa Jokowi siap lahir dan batin. "Kekuatan doa dan kerja; kerja dan doa bersama KH. Ma'ruf Amin semakin menegaskan, bahwa apapun tema debatnya, politik itu persoalan hati. Dengan pikiran, hati dan karakter yang baik inilah Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin akan memimpin dan membawa kemajuan Indonesia Raya," tandasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More