Penentuan Cawagub DKI Kembali Molor

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Sabtu, 16 Feb 2019, 18:25 WIB Megapolitan
Penentuan Cawagub DKI Kembali Molor

MI/Putri Yuliani

DRAMA pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta kembali diperpanjang. Pimpinan wilayah DKI dari dua partai pengusung, PKS dan Partai Gerindra, memilih untuk berkonsultasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masing-masing alih-alih memutuskan dua dari tiga nama cawagub yang dikonteskan dalam tes kepatutan dan kelayakan.

Keputusan itu diambil setelah pimpinan tingkat DKI dua partai tersebut melakukan pertemuan hari ini. Padahal, sebelumnya Ketua DPW DKI PKS Syakir Purnomo mengungkapkan pertemuan dilangsungkan guna membahas hasil tes kepatutan dan kelayakan tiga cawagub yakni Abdurrahaman Suhaimi, Achmad Syaiku, dan Agung Yulianto.

Menurutnya, setelah bertemu maka baru bisa meloloskan dua nama untuk diberikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Mohon maaf kepada teman-teman media dan masyarakat yang sudah menunggu. Hari ini tidak ada keputusan tentang dua nama cawagub seperti yang sudah ditunggu-tunggu melainkan kami bersepakat untuk mengonsultasikan hasil tes kepada pimpinan di tingkat pusat," ujar Syakir dalam konferensi pers di Hotel Aryaduta, Jalan Prajurit KKO Usman Harun, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2).

Syakir menyebut, konsultasi akan dilakukan kepada DPP agar pihak DPP mengetahui Dan DPW juga dalam konsultasi tersebut meminta saran serta rekomendasi.

Sementara itu, meski belum ada keputusan dua nama cawagub yang akan diserahkan pada Gubernur DKI Jakarta, Syakir mengungkapkan pihaknya bersama Partai Gerindra akan tetap melakukan pertemuan dengan gubernur untuk memaparkan proses tes kepatutan dan kelayakan serta tiga calon yang mengikuti tes tersebut.

"Insya Allah Senin, 18 Februari kami akan berkonsultasi dengan gubernur. Konsultasi ini dalam rangka memaparkan proses apa saja yang sudah kami lalui dan juga calon-calon yang ikut," kata Syakir.

Ia pun meralat pengumuman dua nama cawagub yang disebut sudah lolos untuk diberikan kepada gubernur oleh PKS. Syakir menegaskan belum ada kesepakatan terkait dua nama yang lolos untuk diberikan kepada gubernur.

Sebelumnya, PKS pernah menyebut Achmad Syaiku dan Agung Yulianto lolos ke tahap final. Sementara itu, Abdurrahaman Suhaimi, merupakan cawagub yang tersingkir.

Tes kepatutan sendiri telah dilangsungkan pada 27 Januari hingga 9 Februari silam. PKS dan Partai Gerindra awalnya sama-sama menargetkan dua nama cawagub final sudah bisa diserahkan pada 11 Februari. Namun target itu molor. Partai Gerindra meminta agar ada pertemuan pimpinan tingkat DKI dari kedua partai guna melakukan pembahasan hasil tes kepatutan dan kelayakan.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More