Selasa 12 Februari 2019, 18:46 WIB

Ganjar Menduga Ada Aktor Intelektual Pada Kasus Teror Bakar Mobil

Akhmad Safuan | Nusantara
Ganjar Menduga Ada Aktor Intelektual Pada Kasus Teror Bakar Mobil

ANTARA

 

HINGGA hampir dua bulan berlangsung dan telah puluhan korban jatuh, teror bakar mobil dan motor di tiga daerah di Jawa Tengah belum juga terungkap. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menduga ada aktor intelektual yang mendalangi aksi teror tersebut.

Pemantauan Media Indonesia, Selasa (12/2), aksi teror bakar mobil dan motor di Kabupaten Semarang, Kendal dan Kota Semarang dalam beberapa hari terakhir tidak lagi terulang. Polisi di berbagai daerah di 35 Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah juga terus aktif melakukan razia dan patroli dari pukul 00.00 Wib hingga dini hari.

Baca juga: Polisi Kerahkan 1.200 Personel Redam Teror Bakar Kendaraan

Tim khusus yang dibentuk oleh Polda Jawa Tengah juga melakukan perburuan terhadap pelaku teror yang telah terjadi satu kali di Kabupaten Semarang, 8 kali di Kendal, dan 17 kali di Kota Semarang hingga cukup meresahkan warga dan pemilik kendaraan.

"Tim masih bekerja dan buru pelaku teror bakar mobil dan motor, doakan saja segera dapat tertangkap serta terungkap motifnya," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes, Agus Triatmadja, Selasa (12/2).

Meskipun hingga saat ini belum tertangkap, lanjut Agus, namum petugas telah mulai menemui gambaran pelaku pembakaran mobil tersebut. Penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti terus dilakukan, sementara petugas lainnya gelar razia dan patroli setiap malam untuk menjaga kondisi.

Gubernur Jawa Tengah ,Ganjar Pranowo, secara terpisah mengungkapkan dugaannya terkait teror bakar mobil dan motor yang terjadi, diduga ada aktor intelektual yang mendalangi kadus tersebut dengan tujuan untuk mengacaukan kobdisi Jateng yang kondusif.

Aktor intelektual itu, demikian Ganjar, ingin menciptakan ketakutan di kalangan masyarakat sehingga akan menyalahkan pemerintah. Namun sampai saat ini, masyarakat Jateng masih tetap kondusif menyikapi kasus ini. "Mereka gagal untuk membuat kekacauan yang meresahkan masyarakat, saya lihat masyarakat tidak takut, ekonomi masih berjalan seperti biasa, aktivitas juga masih normal," kata Ganjar.

Baca juga: Polisi Sulit Tangkap Pelaku Teror Bakar Mobil

Asumsi dugaan adanya aktor intelektual dalam teror itu, ujar Ganjar Pranowo, dapat dilihat dari modus yang digunakan pelaku di beberapa daerah juga hampir sama, selain itu mayoritas  korban masyarakat kalangan menengah ke bawah dan tidak menyentuh kendaraan milik orang kalangan atas atau orang kaya.

"Lihat saja, selama ini yang dibakar kendaraan milik masyarakat menengah ke bawah, di daerah pinggiran dan juga bukan kendaraan mewah, mereka punya tujuan menciptakan rasa takut kepada masyarakat kecil dan akan langsung menyalahkan pemerintah," lanjut Ganjar. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More