KPU Antisipasi Distribusi Logistik Pemilu Saat Musim Hujan

Penulis: Thomas Harming Suwarta Pada: Selasa, 12 Feb 2019, 17:39 WIB Politik dan Hukum
KPU Antisipasi Distribusi Logistik Pemilu Saat Musim Hujan

. MI/Susanto

KOMISI Pemilihan Umum RI sudah mengantisipasi pengamanan distribusi logistik Pemilu pada saat musim hujan. KPU menjamin logistic Pemilu akan tetap aman karena sudah memiliki standard pengamanan khusus.

“Itu sudah kita antisipasi dengan standard gudang yang aman bagaimana agar tidak lembab. Itu sudah kita pastikan pada teman-teman KPU Kabupaten/Kota,” kata Komisioner KPU RI Ilham Saputra di Jakarta, Selasa (12/2).

Sampai saat ini kata dia belum ada masalah menonjol kecuali laporan dari Cirebon beberapa waktu lalu yang sudah diantisipasi. “Nah sampai saat ini belum ada yang bermasalah kecuali kemarin di Cirebon. Nah cirebon pun sekarang sudah kita antisipasi kita masih meminta meminta laporan dari KPU Jabar berapa sih sebetulnya yang rusak? Gitu kan, kalau rusak kita kategorikan bencana maka kita akan produksi lagi gitu. Jadi prinsipnya kita sudah menyampaikan kepada KPU Kabupaten/Kota bagaimana standar gudang yang ada itu aman dan nyaman,” papar Ilham.

Termasuk saat melakukan distribusi logistika, pihak KPU sudah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan pengawalan dan Bawaslu untuk melakukan pengawasan.

“Saat ini kita sudah berkoordinasi dengan polri sudah ada pengawalan. Dan Bawaslu juga sudah kita serahkan kapan jadwal untuk kemudian didistribusikan, kapan selesai surat suara untuk daerah masing,” ujar Ilham.

Sampai sejauh ini KPU mengutamakan daerah-daerah yang jauh terlebih dahulu untuk melakukan distribusi logistic Pemilu. “Misalnya saja Aceh itu sudah semua, dan beberapa daerah lain. Tapi yang belum sama sekali adalah Jogja karena percetakan kan ada di sana jadi tidak ada masalah jarak yang krusial di sana,” tukasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More