Gigit Bocah 2 Tahun, BBKSDA Riau Evakuasi Ungko Peliharaan

Penulis: Rudi Kurniawansyah Pada: Selasa, 12 Feb 2019, 17:30 WIB Nusantara
Gigit Bocah 2 Tahun, BBKSDA Riau Evakuasi Ungko Peliharaan

MI/Rudi Kurniawansyah

BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyelamatkan satwa dilindungi ungko (Hylobates Agilis) berkelamin jantan berumur 9 tahun yang menjadi peliharaan warga di Desa Bandur Picak, Dusun Batas, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (12/2).

Sebelumnya, dilaporkan satwa itu sempat menggigit lengan anak tetangga pemelihara ungko yang masih berumur 2 tahun. Kondisi korban saat ini telah diberikan pengobatan.

"Tim melakukan penyelamatan dibantu warga setempat dengan cara dilakukan penggiringan ke kandang. Berdasarkan informasi, Ungko telah dipelihara Yusman kurang lebih 9 tahun. Kondisi satwa sehat, berumur sekitar 9 tahun dan berkelamin jantan," kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono di Pekanbaru, Selasa (12/2).

Baca juga: BBKSDA Riau Temukan Luka Pada Harimau yang Terjebak

Dijelaskannya, saat ini satwa telah berada di kandang transit satwa BBKSDA Riau untuk dilakukan observasi sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

Menurut Suharyono, kejadian digigitnya seorang bocah oleh ungko menjadi perhatian serius BBKSDA Riau. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada warga masyarakat yang gemar memelihara satwa liar untuk segera menyerahkan kepada BBKSDA Riau.

"Kami imbau warga dengan kesadaran sendiri untuk menyerahkan secara sukarela satwa liar dan dilindungi yang sedang dipelihara di rumah. Ini demi menyelamatkan hidup satwa itu sendiri dengan mengembalikan ke habitat aslinya," pungkasnya.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More