Geopark Meratus Diresmikan

Penulis: Denny Susanto Pada: Selasa, 12 Feb 2019, 17:15 WIB Nusantara
Geopark Meratus Diresmikan

Ist

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan akan meresmikan Geopark kawasan Pegunungan Meratus yang sebelumnya sudah ditetapkan pemerintah pusat sebagai geopark nasional. Ada 36 geosite yang berada dalam kawasan Geopark Meratus dicanangkan menjadi destinasi wisata internasional.

"Geopark Meratus akan kita deklarasikan dan selanjutnya kawasan tersebut akan ditata dan dikelola sesuai fungsinya serta menjadi destinasi wisata nasional dan internasional," kata Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq disela-sela persiapan kegiatan deklarasi geopark Meratus, Selasa (12/2).

Di Kalsel ada 36 objek geosite yang tersebar pada 10 kabupaten/kota. Sejauh ini baru dua geosite yang sudah dikembangkan yaitu Mandiangin dan Lembah Kahung.

"Dua objek geosite ini sudah kita kembangkan dengan membangun berbagai infrastruktur penunjang, termasuk pemberdayaan masyarakat sekitar," ujarnya.

Pengelolaan geopark ini nantinya bekerja sama dengan Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (CSR) Kalsel. Ketua Forum PPM Kalsel Dindin Makinudin mengatakan deklarasi Geopark Meratus akan dilangsungkan di kawasan wisata alam Kiram Park yang direncanakan dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan dihibur grup band Slank.

Baca juga: Ngarai Sianok - Maninjau Resmi Menjadi Geopark Nasional

Menurut Dindin, semua perusahaan di Kalsel bertanggung jawab dalam pengembangan geopark terutama pemberdayaan masyarakat sekitar.

"Penting untuk pemberdayaan masyarakat sekitar melalui pembentukan Pokdawis maupun penguatan kelembagaan pemerintah desa dan LSM lokal agar mampu mengelola kawasan geosite dan menjaga kelestarian lingkungan," tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas ESDM Kalsel Isharwanto menambahkan pemerintah pusat telah menetapkan kawasan Pegunungan Meratus di Kalsel sebagai kawasan geopark nasional.

"Kita bersyukur pemerintah pusat telah menetapkan kawasan Pegunungan Meratus sebagai kawasan geopark nasional. Namun ada beberapa persoalan yang menjadi tantangan kita yaitu penataan kawasan seperti masalah tumpang tindih perizinan di dalam kawasan geopark," ungkapnya.

Sebanyak 36 titik geosite geopark ini berada di 10 kabupaten/kota terbanyak berada di kawasan pegunungan Meratus Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah. Adapun geosite yang ditetapkan berupa hutan, goa, air terjun, danau, perbukitan, pegunungan karst, lembah dan sebagainya. Termasuk kawasan pendulangan intan Cempaka Kota Banjarbaru.

Pembangunan geopark yang tersebar sepanjang kawasan pegunungan Meratus, Cekungan Barito dan Cekungan Asam-asam ini terintegrasi dengan melibatkan instansi terkait di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, Pariwisata hingga PU. Pembangunan geopark ini juga merupakan bagian dari keinginan Kalsel untuk tidak terlalu mengandalkan sektor tambang dan mencoba menjadikan pariwisata dan pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Dalam pengertiannya, geopark atau geological park (taman bumi) adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi, masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More