Selasa 12 Februari 2019, 14:45 WIB

PSI Sebut DPR Gagal karena Menunda-nunda Sahkan RUU PKS

Ardi Teristri Hardi | Nusantara
PSI Sebut DPR Gagal karena Menunda-nunda Sahkan RUU PKS

MI/BARY FATAHILLAH

 

KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, mempertanyakan komitmen anggota DPR RI dalam melindungi korban kekerasan seksual. Pasalnya, hingga sekarang RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) belum disahkan menjadi UU.

"Ada kegagalan anggota DPR sekarang yang menunda-nunda untuk mengesahkan UU tersebut," kata dia di Jogja Expo Center, Senin (11/2).

UU PKS mandeg di DPR selama tiga tahun dan belum disahkan menjadi UU hingga sekarang. Padahal, kehadiran RUU ini sangat dobutuhkan menjadi payung hukum terhadap korban-korban kekerasan.

 

Baca juga: KPPPA Segera Bahas lagi RUU PKS

 

Setiap dua jam sekali ada tiga perempuan yang menjadi korban kekerasan dan saat ini tidak ada payung hukum yang memadai.

"Kabar yang kami dengar baru akan dibahas lagi setelah Pemilu. Berarti pembahasan dimulai lagi dari awal," kata dia. Padahal setiap hari ada puluhan hingga ratusan korban yang membutuhkan UU ini.

Grace mengatakan, PSI mendoronh UU tersebut agar segera disahkan karena urgensinya sangat tinggi. 

"Jika PSI diberi amanah berada di parlemen, RUU PKS menjadi salah satu prioritas kami," pungkas dia. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More