Pasar Jaya Cari Solusi Pengganti Kantong Plastik

Penulis: MI Pada: Selasa, 12 Feb 2019, 10:20 WIB Megapolitan
Pasar Jaya Cari Solusi Pengganti Kantong Plastik

ANTARA /Hafidz Mubarak A.

Perusahaan Daerah Pasar Jaya selaku pengelola pasar tradisional di Jakarta tengah menggencarkan sosialisasi pelarangan penggunaan kantongplastik ke pedagang dan konsumen. Hal itu dilakukan sejalan dengan rencana pengesahan peraturan gubernur (pergub) tentang sampah plastik pada Maret mendatang.

“Ya kita sudah mulai sosialisasikan hal itu, termasuk bahaya dari plastik itu sendiri,” ujar Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin, kemarin.

Ia mengusulkan agar pergub itu tidak hanya menjatuhkan sanksi terhadap pengguna kantong plastik. Pergub itu, usulnya, seharusnya juga memberi sanksi terhadap produsen pembuat kantong kantong plastik.
 
“Harusnya juga ada sanksi ke produsen plastik itu sendiri, supaya produksi plastiknya juga berkurang,” tambahnya.

Sampai saat ini, PD Pasar Jaya juga sedang memikirkan solusi yang tepat untuk mengganti kantong plastik. Harga yang mahal dan kebiasaan konsumen pengguna plastik menjadi pertimbangannya.

“Kita sudah sempat diskusi soal pengganti kantong plastik, bisa kantong yang berbahan dari karung goni atau tembikar. Tapi, itu harganya lebih mahal, belum lagi soal kebiasaan masyarakat menggunakan plastik. Itu semua masih kita pertimbangkan. Untuk itu, kami harap pemerintah juga bantu carikan solusi yang tepat,” ujar Arief.

Sosialisasi untuk menggunakan kantong plastik yang bisa dipakai ulang dan dapat terurai dengan proses alam terus dilakukan pengelola.

Dalam masa sosialisasi itu, PD Pasar Jaya akan menerapkan beberapa cara, mulai dari menaikkan harga kantong plastik hingga kantong plastik berbayar.

“Saya rasa untuk meminimalkan penggunaan kantong plastik itu mungkin harus dinaikkan harga kantong plastiknya. Itu supaya nantinya masyarakat juga tidak lagi menggunakan kantong plastik,atau mungkin nanti bisa kita terapkan plastik berbayar di pasar-pasar,” ucapnya. (*/J-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More