Senin 11 Februari 2019, 16:44 WIB

Anies Tidak Keberatan Pemilihan Wagub Usai Pemilu

Selamat Saragih | Megapolitan
Anies Tidak Keberatan Pemilihan Wagub Usai Pemilu

ANTARA

 

MASALAH adanya usulan pemilihan wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta diundur setelah pelaksanaan Pemilu serentak pada 17 April 2019, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan, pihaknya siap-siap saja.

Kalau bicara soal pergantian cawagub DKI itu, Anies mengaku pihaknya hanya menjalankan peraturan sesuai dengan undang-undang mengenai pemilihan wagub DKI.

“Setuju tidak setuju, suka atau tidak, undang-undangnya mengatakan bahwa kewenangan mengajukan nama Gubernur dan Wakil Gubernur untuk proses penggantian itu, ada pada partai pengusung. Itu aturan undang-undangnya,” kata Anies, di Monas, Jakarta Pusat, Senin (11/2).

Karena itu, lanjutnya, pihaknya sebagai warga negara, apalagi sekarang menjadi pejabat negara harus tunduk pada perintah dalam undang-undang itu. “Bukan masalah soal disetujui atau tidak tetapi untuk dilaksanakan,” ujar Anies.

Karena itu, lanjutnya, ketika kedua partai politik pengusungnya mau mengusulkan dua nama cawagub tersebut sekarang, atau minggu lalu atau minggu depan, pihaknya hanya bisa menunggu saja. Karena menurut ketentuan perundangan, pengusulan dua nama cawagub tersebut sepenuhnya wewenang partai politik yang menjadi pemenang Pilkada DKI 2017.

“Jadi ketika partai-partai itu memutuskan untuk mengusulkan sekarang, mengusulkan Minggu lalu atau Minggu depan, itu menurut ketentuan perundangan sepenuhnya wewenang partai. Karena itu, perintah undang-undang jadi saya siap untuk menjalankan apa yang menjadi perintah undang-undang dan mudah-mudahan kesepakatan antar partai bisa tuntas,” ungkap Anies.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyerahan dua nama cawagub DKI terancam batal diserahkan hari ini, karena Partai Gerindra belum menandatangani surat pengusulan cawagub untuk Gubernur DKI Jakarta.

Humas PKS, Zakaria Maulana Alif, mengatakan, seusai pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan ( fit and proper test ) cawagub belum ada pertemuan antara pimpinan partai politik PKS maupun Gerindra. Karena itu, belum ada tanda tangan dalam surat usulan dua nama cawagub kepada Gubernur DKI dari pihak Partai Gerindra DKI Jakarta.

“Intinya, pertemuan pimpinan partai politik belum ada. Dan belum ada tanda tangan untuk menyampaikan surat dua nama cawagub ke Gubernur DKI Jakarta,” kata Zakaria, Senin (11/2).(OL-4)

Baca Juga

Antara

DPRD DKI Rela Anggaran Kunker Dipangkas

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 01 April 2020, 18:39 WIB
Pada periode Maret-Mei, jelasnya, ada delapan kunker yang dibatalkan. Kunker meliputi kegiatan oleh komisi, fraksi, badan anggaran, dan...
ANTARA

51 Pasien Covid-19 di Jakarta Sembuh

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 April 2020, 18:32 WIB
Jumlah ini meningkat dari sebelumnya sebanyak 49 orang...
Istimewa

Lawan Covid-19, Napi Rutan Depok Berjemur Massal

👤Kisar Rajagukguk 🕔Rabu 01 April 2020, 16:40 WIB
Upaya pencegahan sebaran virus korona atau covid-19 dilakukan Rutan Cilodong, Kota Depok dengan menjemur para napi dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya