Optimalkan Teknologi dalam Penyelenggaraan Infrastruktur

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Senin, 11 Feb 2019, 14:15 WIB Ekonomi
Optimalkan Teknologi dalam Penyelenggaraan Infrastruktur

MI/Rommy Pujianto

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan mengoptimalkan kecanggihan teknologi informasi dalam proses penyelenggaraan infrastruktur di Tanah Air.

Melalui expo bertajuk PU-Pera 4.0, Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono meminta seluruh direktorat jenderal di bawah kepemimpinannya melakukan inovasi-inovasi guna memudahkan proses pembangunan hingga pengawasan infrastruktur.

Contohnya, dalam hal pembangunan jalan tol yang berada di bawah tanggung jawab Direktorat Jenderal Bina Marga. Dengan menggunakan 4.0, penyelenggara bisa menemukan rute terbaik dan paling efisien.

"Seperti ruas Tol Pasuruan-Banyuwangi yang sekarang dikerjakan. Kita bisa dapat masukan data soal jalur yang paling pendek, bidang kemiringan dan ketinggian tanah, bagaimana kondisi batuan di sana. Itu semua akan sangat membantu. Pada akhirnya, ini akan menciptakan efisiensi dan mengurangi biaya pembangunan," ujar Basuki di kantornya, Jakarta, Senin (11/2).

Baca juga: Infrastruktur Cegah Ekonomi Melambat

Teknologi tersebut juga dapat digunakan untuk mengawasi seluruh bendungan di Indonesia. Sebanyak 231 bendungan lama dan 65 bendungan baru yang masuk ke dalam RPJMN 2015-2019 nantinya akan dapat dimonitor dari satu tempat saja.

"Jadi pemanfaatan 4.0 ini juga bagian dari internal evaluasi. Kami ingin tahu apa saja yang dikerjakan teman-teman di sini. Saya memang sudah tahu semua program, tapi saya ingin lebih melihat visualisasi setiap progres dalam rangka penyelenggaraan infastruktur PU-Pera. Ada banyak prospek pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola penyelanggaran infrastruktur," tandas Basuki.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More