Jumat 08 Februari 2019, 19:26 WIB

Soal Pungli Sertifikasi Tanah, Polisi Minta Warga Lapor

Ferdian Ananda Majni | Megapolitan
Soal Pungli Sertifikasi Tanah, Polisi Minta Warga Lapor

MI/ BARY FATHAHILAH

 

KABID Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan sejauh ini pihak kepolisian belum menerima laporan adanya pungli dalam pembagian dan pembuatan sertifikat tanah. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat segera melaporkan kasus tersebut.

"Kita belum dapat informasi itu (dugaan pungli sertifikat tanah)," kata Argo, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (8/2).

Baca juga: Polisi: Belum Ada Tersangka Kasus Dana Kemah Pemuda

Meski demikian, pihaknya segera memproses apabila ada laporan masyarakat terkait adanya pungli pengurusan sertifikat tanah. "Kita belum tahu, makannya kalau ada yang laporan, kita tindak lanjuti," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mendatangi daerah-daerah untuk menyerahkan langsung sertifikat tanah kepada warga secara gratis, itu bagian dari program Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Jokowi membagikan sertifikat kepada sekitar 40 ribu warga Tangsel di Lapangan Skadron Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan. Namun, pembuatan sertifikat tanah di sana tetap dikenakan biaya mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp3 juta. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More