Jumat 08 Februari 2019, 12:15 WIB

Trump Dituntut Bersikap Soal Pembunuhan Khashoggi

Basuki Eka Purnama | Internasional
Trump Dituntut Bersikap Soal Pembunuhan Khashoggi

Win McNamee/Getty Images/AFP

 

KELOMPOK HAM mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bersikap tegas terhadap pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi. Tuntutan itu diserukan menjelang tenggat yang diberi oleh Kongres AS untuk menghukum pelaku pembunuhan itu, Jumat (8/2).

Khashoggi, kontributor Washington Post yang tinggal di Virginia, dibunuh dan dimutilasi saat berkunjung ke konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober lalu.

Perwakilan PBB, Kamis (7/2), mengungkapkan bahwa pembunuhan itu direncanakan dan dilakukan oleh pejabat Arab Saudi.

Pada Oktober, anggota Komite Hubungan Internasional Senat AS memberlakukan Magnitsky Act yang memberi pemerintah Trump 120 hari--hingga 8 Februari--untuk memutuskan dalang pembunuhan Khashoggi dan mengumumkan langkah yang diambil pemerintah AS terhadap mereka.

Magnitsky Act diberlakukan bagi pembunuhan dan penyiksaan diberi nama dari Sergei Magnitsky, akuntan antikorupsi yang tewas saat ditahan pemerintah Rusia.

Baca juga: Trump Calonkan Wakil Menkeu Sebagai Presiden Bank Dunia

Dalam sebuah pernyataan bersama yang dirilis bersamaan dengan aksi demonstrasi di luar Gedung Putih, enam lembaga HAM, termasuk Human Rights Watch, Reporters Without Borders, dan Committee to Protect Journalist meminta Trump untuk bersikap terkait pembunuhan Khashoggi serta merilis laporan CIA terkait pembunuhan itu.

"Mengabaikan kemarahan publik dan Kongres serta laporan dari CIA, pemerintah Trump tampaknya berusaha menutup-nutupi kasus ini demi kepentingan pemerintah Arab Saudi," tulis mereka.

Kelompok itu menuntut adanya penyelidikan efektif, independen, dan internasional terkait pembunuhan itu serta dibebaskannya wartawan lain yang ditahan pemerintah Arab Saudi.

Janji pemerintah Arab Saudi untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu ternyata hanya janji palsu.

Pemerintah Trump telah mencaput visa milik sekitar 20 warga Arab Saudi yang terkait dengan pembunuhan Khashoggi. Namun, Trump juga secara terbuka mengatakan pembunuhan itu tidak akan mengancam hubungan AS dengan Arab Saudi. (AFP/OL-2)

 

Baca Juga

AFP

Pasar Malam di Jepang di Era Normal Baru

👤MI 🕔Kamis 28 Mei 2020, 02:10 WIB
KETIKA pasar malam di Jepang perlahanlahan dibuka kembali, sekelompok operator taman bermain telah merilis pedoman...
AFP

Amerika Latin Jadi Pusat Baru Pandemi Global

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 28 Mei 2020, 01:45 WIB
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa Benua Amerika menjadi pusat baru pandemi...
AFP/Ahmad Gharabli

Masjidil Aqsa Akan Dibuka Kembali Akhir Pekan ini

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 22:09 WIB
"Semua pintu di Masjidil Aqsa akan dibuka sejak subuh pada Minggu," kata Direktur Masjidil Aqsa Omar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya