15 DAS Prioritas Bakal Direhabilitasi

Penulis: Dhika Kusuma Winata Pada: Kamis, 07 Feb 2019, 14:25 WIB Humaniora
15 DAS Prioritas Bakal Direhabilitasi

ANTARA

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyiapkan aksi rehabilitasi lahan besar-besaran pada 15 daerah aliran sungai (DAS) prioritas, 15 danau prioritas, 65 bendungan, dan areal rawan bencana di seluruh Indonesia.

Anggaran lebih dari Rp2 triliun disiapkan, antara lain untuk kegiatan pembibitan, penanaman, rehabilitasi tanah, dan pembangunan dam penahan skala kecil.

Baca juga: Pemerintah Terus Kuatkan Program Vokasi Link and Match

"Rehabilitasi difokuskan di wilayah dengan lahan kritis dan rawan bencana. Kita mulai dari Sulawesi Selatan karena kerusakan di sana parah hingga menyebabkan banjir besar baru-baru ini," kata Direktur Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung (PDASHL) KLHK IB Putera Parthama di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (7/2).

Lima belas DAS yang direhabilitasi meliputi Asahan Toba, Siak, Musi, Sekampung, Ciliwung, Cisadane, Citarum, Serayu, Solo, Brantas, Kapuas, Moyo, Limboto, Saddang, dan Jeneberang. Kementerian telah mencanangkan rehabilitasi di Saddang dan Jeneberang (Sulawesi Selatan) dengan anggaran Rp200 miliar.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal PDASHL, pada 2018 luas lahan kritis tercatat seluas 14,01 juta hektare. Putera mengatakan, kegiatan rehabilitasi lahan perlu terus digencarkan. Hal itu untuk menambah daya dukung lingkungan. Ia menambahkan, selama periode 2015-2018, pemerintah telah melakukan kegiatan rehabilitasi dengan total wilayah seluas 102.838 hektare. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More