Rabu 06 Februari 2019, 15:51 WIB

Tarif Tol Trans Jawa Terlalu Mahal untuk Jasa Logistik

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Tarif Tol Trans Jawa Terlalu Mahal untuk Jasa Logistik

ANTARA

 

SEJUMLAH pengusaha logistik mengeluhkan mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk menunjang bisnis mereka. Tarif jalan tol serta kargo pesawat saat ini dinilai membuat ongkos yang harus mereka keluarkan terlalu besar.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Mahendra Rianto mengatakan untuk melalui tol Trans Jawa diperlukan biaya total mencapai Rp1,3 juta. Sedangkan, kemampuan daya beli dari pelanggan jasa logistik tidak naik.

Baca juga: Kenaikan Tarif Kargo Pesawat Memberatkan Jasa Titipan

"Kami itu seperti sandwich sebagai penyedia jasa logistik, tidak bisa menaikkan harga seenak-enaknya kepada customer, karena sudah kontrak logistik. Yang boleh mengubah tarif kami adalah BBM yang naik atau UMR yang naik, selebihnya tidak," ujar Mahendra di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/2).

Mereka menginginkan, setidaknya untuk biaya tol, bisa turun 50%. Sebab terbangunnya jalan tol, tidak terlalu berpengaruh terhadap inventori di sana. Biaya jasa logistik darat berkontribusi sebesar 39% total biaya distribusi. Masalah lainnya juga terdapat pada sistem yang tidak tersambung secara langsung antar moda logistik, dari udara laut dan udara.

"Inventori di customer kita di Semarang maupun di Surabaya tidak terpengaruh banyak bila beda jasa logistik bedanya 4-6 jam. Daripada lewat tol, lebih baik kami lewat Pantura saja. Pantura kosong sekarang," tukas Mahendra. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More