Pemerintah Sewa Satelit untuk Hadirkan Internet Cepat

Penulis: Antara Pada: Rabu, 30 Jan 2019, 18:22 WIB Teknologi
Pemerintah Sewa Satelit untuk Hadirkan Internet Cepat

Antara

BADAN Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika menandatangani perjanjian kerja sama dengan lima operator untuk penyediaan kapasitas satelit yang dapat menyediakan internet cepat.

"Untuk menjawab kebutuhan internet cepat," kata Direktur Umum BAKTI Anang Latif saat acara penandatanganan kerja sama di Jakarta, Rabu (30/1).

Setelah melalui proses lelang, lima perusahaan terpilih untuk kerja sama penyediaan kapasitas satelit sebesar 21 Gbps, yaitu PT Aplikasinusa Lintasarta, PT Indo Pratama Teleglobal, Konsorsium Iforte HTS, PT Pasifik Satelit Nusantara dan PT Telekomunikasi Indonesia.

Kerja sama senilai Rp7,5 triliun selama lima tahun mulai tahun ini dilakukan sambil menunggu konstruksi satelit multifungsi pemerintah selesai pada 2023.

Pemerintah menyewa satelit yang berada di atas wilayah Indonesia untuk menjawab kebutuhan internet cepat sehingga masyarakat yang tinggal di daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T) tidak perlu menunggu hingga 2023.

Baca juga: Infrastruktur Internet Dorong Belanja Daring

"Pertengahan 2019 bisa menggelar internet cepat di Indonesia," kata Anang. Penyediaan kapasitas satelit telekomunikasi ini juga dimanfaatkan untuk mendukung program Layanan Akses Internet (BAKTI Aksi) dan layanan backhaul BTS (BAKTI Sinyal).

Untuk mendukung program tersebut, Kementerian Kominfo membangun tulang punggung infrastruktur jaringan Palapa Ring yang menggelar kabel serat optik di darat maupun di dalam laut.

Bersamaan dengan Palapa Ring, pemerintah juga menyiapkan satelit untuk daerah yang tidak terjangkau oleh kabel serat optik karena alasan geografis maupun biaya yang mahal. Melalui sewa kapasitas satelit ini BAKTI menargetkan dapat menjangkau 10 ribu titik di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More