Kamis 24 Januari 2019, 19:08 WIB

Sempat Viral Selamatkan Cucunya dari Banjir Gowa, Nenek Nurjannah Meninggal Dunia

Lina Herlina | Nusantara
Sempat Viral Selamatkan Cucunya dari Banjir Gowa, Nenek Nurjannah Meninggal Dunia

Ist

 

NURJANNAH Djalil, 70, nenek yang viral setelah berusaha menyelamatkan cucunya dengan berpegangan di pohon, akhirnya meninggal dunia, Kamis (24/1).

Jelang Rabu (22/1) siang, hujan masih saja turun, padahal air sungai Jeneberang sudah meluap dan mengakibatkan banjir di tujuh kecematan di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Baca juga: Kabupaten Gowa Alami Dampak Terparah Karena Cuaca Buruk di Sulsel

Air yang kian deras dan mencapai atap rumah, nyaris menghanyutkan seorang nenek dan cucunya di BTN Zigma Royal Park Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa.

Saat banjir melanda, ia hanya berdua dengan cucunya di rumah, makanya ia bermaksud menyelamatkan diri. Tapi air terus datang dan nyaris menghanyutkannya. Ia bahkan sempat menerima telepon oleh menantunya, Nurfardiansyah, agar bertahan untuk berpegangan
di pohon.

Sang nenek pun memeluk cucunya bersama pohon di depannya, hingga pertolongan datang, setelah tiga jam lamanya ia di sana, ditemukan oleh warga dan Tim Basarnas.

Ia pun selamat bersama Wiliziab M Nur, sang cucu yang baru berusia 2 tahun. Bahkan ia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Gowa.

Rabu, (23/1) dengan kondisi yang mulai membaik, ia pun diperbolehkan pulang oleh dokter di rumah sakit.

"Tapi pada sore hari, beliau mengaku tidak enak badan, dan ingin istrirahat. Kami pun membawanya kembali ke rumah sakit. Tapi kondisinya kian kritis, dan sejam setelah dirawat, ibu pun beristirahat untuk selamanya," ucap Nurfardiansyah berlinangan air mata, Kamis (24/1).

Saat ini, kondisi banjir di Kabupaten Gowa memang mulai berangsur surut.  Sayangnya, korban jiwa karena banjir dan tanah longsor yang terjadi di sana masih terus bertambah.

Baca juga: Kabupaten Gowa Penyumbang Kematian Ibu Terbesar di Sulsel

Sebanyak 30 orang meninggal dunia, 25 orang hilang dan 47 orang luka-luka, akibat banjir yang menerjang wilayah Sulawesi Selatan beberapa hari terakhir ini.

Berdasarkan pendataan dampak bencana yang dilakukan oleh Pusdalops BPBD Sulawesi Selatan, tercatat 78 desa terdampak bencana di 52 kecamatan yang tersebar di 10 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap dan Bantaeng. (OL-6)

 

Baca Juga

MI/Widjajadi

Rektor UMS Jamu Mahasiswa Asing tidak Bisa Pulang karena Korona

👤Widjajadi 🕔Senin 25 Mei 2020, 17:58 WIB
Karena tidak bisa pulang ke negara mereka pada perayaan hari yang sangat istimewa untuk umat Islam itu, rektor UMS perlu meluangkan waktu,...
MI/Depi Gunawan

Yang ke Pasar Antri Cimahi Sepekan Ini Lapor ke Puskesmas

👤Depi Gunawan 🕔Senin 25 Mei 2020, 17:05 WIB
WARGA Cimahi yang dalam sepuluh hari terakhir ke Pasar Antri diminta melapor ke puskesmas. Menyusul ditemukannya dua pedagang di sana...
ANTARA

300 Ribu Lebih Kendaraan Lintasi Jalan Tol Trans Sumatera

👤Hilda Julaika 🕔Senin 25 Mei 2020, 16:32 WIB
Ada sebanyak 45.980 kendaraan yang melintas di JTTS, meningkat 10.431 kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya yakni hanya 35.549...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya